Breaking News:

virus corona

Hari Pertama Dibuka, RSUD Banten Terima 7 Pasien Corona

Ati mengatakan, RSUD Banten memiliki 250 tempat tidur dan diharapkan bisa menampung pasien corona di Banten yang saat ini terus mengalami peningkatan.

Editor: Abdul Qodir
(KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN)
Situasi di RSUD Banten sepi setelah ditetapkan sebagai RS khusus corona atau Covid-19 di Provinsi Banten, Rabu (25/3/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG, - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten resmi menjadi rumah sakit rujukan pusat khusus pasien terjangkit virus corona atau Covid-19 di Provinsi Banten, Rabu (25/3/2020).

Di hari pertama pembukaan, rumah sakit milik Pemprov Banten ini sudah menerima tujuh pasien terkait virus corona.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji mengatakan, beberapa hari kedepan, jumlahnya akan terus meningkat, lantaran saat ini tengah menunggu rujukan dari 14 RS lain di seluruh Banten.

"Yang sudah masuk tujuh, saat ini kami sedang menunggu rujukan dari 14 RS," kata Ati dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (25/3/2020).

Ilustrasi sakit batuk
Ilustrasi sakit batuk (Kompas.com)

Tegal Di-Lockdown, Wali Kota: Lebih Baik Saya Dibenci Warga

20 Orang Meninggal Dalam Waktu 24 Jam di Indonesia, Total Meninggal 78 Orang dan Positif 893 Orang

Ati mengatakan, RSUD Banten memiliki 250 tempat tidur dan diharapkan bisa menampung pasien corona di Banten yang saat ini terus mengalami peningkatan.

Untuk pasien terkait corona, Ati mengatakan, di Banten tersebar sejumlah rumah sakit yang menangani.

Rinciannya, 113 rumah sakit untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), 4 rumah sakit rujukan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan satu rumah sakit pusat rujukan Covid-19.

"Karena RSUD Banten adalah RS rujukan pusat Covid-19 se-provinsi Banten oleh karenanya kami hanya menerima pasien rujukan PDP yang berasal dari seluruh kabupaten/kota di Banten saja," kata dia.

Gubernur Banten Wahidin Halim
Gubernur Banten Wahidin Halim (facebook Wahidin Halim)

Berdasarkan data resmi dari infocorona.bantenprov.go.id yang diperbaharui Kamis (26/3/2020), hingga saat ini terdapat 52 kasus positif corona di Banten.

Dari jumlah itu, ada 44 pasien masih dirawat, satu sembuh dan tujuh pasien di antaranya meninggal.
Selain itu, tercatat terdapat 1400 Orang Dalam Pemantauan (ODP), terdiri dari 1281 masih dipantau dan 199 pasien sembuh.

Sempat Diusir dari Kos Hingga Tidur di Rumah Sakit, Kisah Perawat Itu Berakhir Bahagia

Kenali Istilah-istilah Virus Corona, dari ODP, PDP, hingga WFH

Jubir Pemerintah untuk Penanganan Kasus Corona, Achmad Yurianto
Jubir Pemerintah untuk Penanganan Kasus Corona, Achmad Yurianto (bnpb)

Sementara itu, pemerintah pusat melalui Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau Covid-19 Achmad Yurianto melaporkan jumlah pasien positif virus corona pada Kamis (26/3/2020) pukul 12.00 WIB, adalah sebanyak 893 kasus.

Mereka tersebar di 24 provinsi.

Sempat Diusir dari Kos Hingga Tidur di Rumah Sakit, Kisah Perawat Itu Berakhir Bahagia

Jumlah warga yang positif virus corona terbanyak ada di DKI Jakarta dengan 515 orang atau bertambah 53 orang dalam satu hari.

Secara nasional, ada 35 orang pasien virus corona yang sembuh dan 78 pasien lainnya meninggal.

Adapun Provinsi Banten menempati urutan ketiga dengan jumlah pasien positif corona sebanyak 67 orang. Selain itu, pasien positif corona di Banten yang meninggal ada empat orang.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved