Breaking News:

Virus Corona

Penjelasan RSUD Kabupaten Tangerang Terkait Pasien Corona yang Meninggal

Kami tiap harinya memang banyak kedatangan pasien virus corona ini. Waktu yang bersangkutan datang

Wartakotalive/Andika Panduwinata
Petugas medis di RSUD Kabupaten Tangerang memakai APD. Foto diambil Jumat (27/3/2020) 

TRIBUNBANTEN.COM - Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang buka suara terkait pasien corona yang telantar di rumah sakit tersebut.

Kahumas RSUD Kabupaten Tangerang Muhamad Rifki mengatakan pihaknya hanya menangani 60 pasien Covid-19 dalam sehari.

Jumlah itu terdiri atas orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

Khusus pasien yang positif Covid-19 dirawat di ruang isolasi.

Menurut Rifki, pasien yang dinyatakan meninggal itu termasuk dalam PDP.

Pasien pria itu langsung mendatangi ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Kami tiap harinya memang banyak kedatangan pasien virus corona ini. Waktu yang bersangkutan datang, kami juga sedang menangani banyak pasien," ucapnya kepada Warta Kota, Jumat (27/3/2020).

Alhasil pasien tersebut pun tak kunjung tertangani.

Pihak rumah sakit meminta pasien itu untuk menunggu terlebih dulu.

"Karena pasien Covid-19 yang datang ke sini juga kalau sudah penuh batasannya ya harus pulang lagi ke rumah. Memang dibatasi sampai 60 pasien dalam sehari. Hari ini saja baru pukul 08.00 sudah penuh," kata Rifki.

 

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Tanggapan RSUD Kabupaten Tangerang Soal Kasus Meninggalnya Pasien Virus Corona, 

Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved