Vaksin yang Paling Efektif Melawan Ancaman Besar

Bank Dunia memberi enam masukan kepada pimpinan negara melalui Laporan Ekonomi Regional Asia Timur dan Pasifik

Tayang:
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Cegah virus corona 

TRIBUNBANTEN.COM - Virus corona yang menyebar ke berbagai negara berdampak pada munculnya perlambatan ekonomi di kawasan Asia Timur dan Pasifik.

Tidak terkecuali di Indonesia.

Negara Asia Timur dan Pasifik perlu bertindak cepat, kooperatif, dan dalam skala besar untuk menghadapi dan mengantispasi perlambatan ekonomi yang lebih buruk.

Demikian laporan dari Bank Dunia.

Bank Dunia memberi enam masukan kepada pimpinan negara melalui Laporan Ekonomi Regional Asia Timur dan Pasifik April 2020.

Enam masukan itu adalah, pertama, pemerintah disarankan untuk melakukan penyesuaian kebijakan kesehatan dan kebijakan ekonomi makro.

Penyesuaian dapat dilakukan dengan menentukan fokus-fokus utama seperti, mencegah penyebaran infkesi dan mengantisipasi dampak virus corona terhadap perekonomian.

"Secara paralel, untuk mengurangi dampak ekonomi yang merugikan, pemerintah mengambil langkah-langkah moneter, fiskal, dan struktural untuk meratakan kurva resesi," tulis Bank Dunia, seperti dikutip pada Selasa (31/3/2020).

Kemudian, pemerintah juga didorong untuk meningkatkan kapasitas perawatan kesehatan.

Ini dinilai menjadi penting untuk memenuhi kemungkinan peningkatan permintaan selama periode pandemi berlangsung.

"Selain memperluas fasilitas perawatan kesehatan konvensional dan pabrik peralatan medis, langkah-langkah inovatif mungkin juga diperlukan," tutur Bank Dunia.

Lalu, Bank Dunia menyarankan pemerintah untuk menyesuaikan kebijakan fiskal dan moneter selama periode pandemi corona berlangsung.

Penyesuaian kebijakan dapat dilakukan dengan pemberian insentif kepada masyarakat hingga tenaga kesehatan yang terdampak akibat adanya virus corona.

"Selanjutnya, suntikan likuiditas dapat membantu perusahaan bertahan dalam bisnis dan menjaga hubungan yang bermanfaat dengan Rantai Nilai Global (GVC)," ujar Bank Dunia.

Lebih lanjut, akses kredit rumah tangga disebut perlu dipermudah selama periode pandemi corona berlangsung.

Ini perlu dilakukan untuk mengurangi kesulitan dan melancarkan konsumsi, serta mempermudah akses likuiditas bagi perusahaan.

Berikutnya, pemerintah diminta untuk tetap memberlakukan kebijakan perdagangan secara terbuka meski pandemi corona masih berlangsung.

Dengan cara ini, negara dapat mempertahankan produksi pasokan penting bagi konsumen domestik.

Terakhir, pemerintah didorong untuk meningkatkan kerja sama internasional dan kembangkan kemitraan swasta-pemerintah, khususnya untuk memastikan pasokan produk medis utama.

"Semua negara harus menyadari bahwa, selain aksi nasional yang berani, peningkatan kerja sama internasional adalah vaksin yang paling efektif melawan ancaman besar ini," ucap Bank Dunia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menurut Bank Dunia, Ini "Vaksin" Paling Efektif Lawan Virus Corona", 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved