virus corona

Wakil Presiden Barcelona Positif Corona

Adalah Wakil Presiden Barcelona FC, Jordi Cardoner yang dinyatakan positif terjangkit virus corona, Sabtu (4/4/2020) waktu setempat.

Tayang:
Editor: Abdul Qodir
net/google
Logo Barcelona FC di seragam 

TRIBUNBANTEN.COM, -  Satu lagi pelaku dunia sepak bola terjangkit virus Corona atau Covid-19.

Adalah Wakil Presiden Barcelona FC, Jordi Cardoner yang dinyatakan positif terjangkit virus corona, Sabtu (4/4/2020) waktu setempat.

Jordi Cardoner menjadi orang ketiga yang terjangkit virus Corona di tim Barcelona. Sebelumnya dua orang di Barcelona sudah dinyatakan positif mengidap penyakit bernama Covid-19 ini.

Mereka adalah Direktur Medis Barcelona Ramon Canal dan dokter klub, Josep Antoni Gutierrez.

Dikutip Tribunnews dari Marca, keduanya dinyatakan positif setelah di tes saat mengalami gejala ketika berada di rumah mereka.

Kini ketiga orang tersebut masih dalam pantauan namun menunjukkan perkembangan kesehatan.

Logo La Liga
Logo La Liga ((TWITTER.com/LaLiga))

Dikutip dari situs Sport.es, ini adalah kasus positif Covid-19 pertama di tim Barcelona. Jordi Cardoner saat ini dalam kondisi baik-baik saja dan menjalani isolasi mandiri di kediamannya sesuai anjuran dokter.

Masih belum diketahui sejak kapan Jordi Cardoner terjangkit virus corona.

Meski demikian, Jordi Cardoner disebut masih mengikuti video konferensi para petinggi Barcelona yang membahas keuangan tim secara keseluruhan di tengah pandemi virus corona.

Sementara, Canal dan Gutierrez sudah mulai terlihat membaik, Cardoner saat ini sedang menjalani isolasi dengan pengawasan dari dokter.

Beruntungnya, meski tiga orang di Barcelona sudah dinyatakan positif Corona, para pemain Barcelona belum ada yang dilaporkan terjangkit virus mematikan ini.

Anggota Unit Darurat Militer (UME) melakukan desinfeksi umum di binatu fasilitas perawatan yang diperpanjang Sant Antoni di Barcelona. Spanyol. Jum'at (27 Maret 2020). Korban tewas di Spanyol melonjak lebih dari 4.800 hari ini setelah 769 orang meninggal dalam 24 jam, dalam angka rekor satu hari untuk kematian, kata pemerintah. Spanyol memiliki angka kematian tertinggi kedua di dunia setelah Italia, dan sejauh ini menderita 4.858 kematian, sementara jumlah kasus melonjak menjadi 64.059.
Anggota Unit Darurat Militer (UME) melakukan desinfeksi umum di binatu fasilitas perawatan yang diperpanjang Sant Antoni di Barcelona. Spanyol. Jum'at (27 Maret 2020). Korban tewas di Spanyol melonjak lebih dari 4.800 hari ini setelah 769 orang meninggal dalam 24 jam, dalam angka rekor satu hari untuk kematian, kata pemerintah. Spanyol memiliki angka kematian tertinggi kedua di dunia setelah Italia, dan sejauh ini menderita 4.858 kematian, sementara jumlah kasus melonjak menjadi 64.059. ((AFP/Josep LAGO))

Saat ini, Spanyol sendiri menjadi negara yang mengalami dampak paling parah atas pandemi virus corona di benua Eropa.

Hingga Minggu, 5 April 2020, Spanyol memiliki 126.168 kasus aktif virus corona dengan kematian mencapai 11.947 nyawa, seperti dilansir Worldometers.

Jumlah itu membuat Spanyol menjadi negara dengan jumlah kasus positif Covid-19 terbanyak di Eropa dan kedua di dunia.

La Liga Spanyol sendiri sedang dalam masa pemberhentian setelah perpanjangan status darurat di Spanyol pada akhir Maret menyusul meningkatnya korban virus corona.

Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) Luis Rubiales telah mengkonfirmasi belum ada tanggal untuk kembali bermain saat ini.

Seperti dilaporkan Football Espana, namun kini RFEF sedang bernegosiasi dengan berbagai pihak mengenai kelanjutan kompetisi.

Meskipun pada akhirnya bisa dilanjutkan kemungkinan besar La Liga Spayol musim ini akan berjalan tanpa penonton.

Gaji Messi Dkk Dipotong

Akibat pandemi virus corona, seluruh kompetisi sepak bola di Spanyol sudah ditunda sejak 3 Maret 2020 hingga akhir April mendatang.

Sejak itu, Barcelona meliburkan semua pemain termasuk akademi La Masia, pelatih, dan staf untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Mulai 11 Maret 2020, Barcelona memilih untuk menghentikan semua pelatihan dan kegiatan mengikuti saran lembaga kesehatan masyarakat atas adanya pandemi corona.

Kapten Barcelona Lionel Messi
Kapten Barcelona Lionel Messi (Instagram Barcelona (@fcbarcelona))

Pada 30 Maret 2020, kapten Barcelona, Lionel Messi, membenarkan jika gaji pemain akan dipotong 70 persen oleh manajemen.

Keputusan itu diambil manajemen Barcelona agar keuangan klub bisa bertahan pada saat tidak ada kompetisi.

Selain itu, kebijakan potong gaji pemain harus diambil Barcelona karena terdapat aturan Rencana Penyesuasian Tenaga Kerja Sementara (ERTE) yang berlaku di Spanyol.

Menurut Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, kebijakan potong gaji ini akan membuat klub berhemat sampai 16 juta euro atau setara Rp 288 miliar.

Meski demikian, Barcelona hingga saat ini belum mengumumkan secara detil penerapan aturan potong gaji pemain. (tribunnews.com/kompas.com/coz)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved