Breaking News:

Data Penerima Jaring Pengaman Sosial Kota Serang Capai 81.000 Keluarga

Pada awalnya, Pemkot Serang menganggarkan Rp 15 miliar untuk bantuan sosial kepada 25.000 keluarga terdampak ekonomi Covid-19.

Tribuners/Martin Ronaldo
Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuludin 

TRIBUNBANTEN.COM - Pendataan jaring pengaman sosial (JPS) di Kota Serang sudah selesai dan dilaporkan.

Dari pendataan itu, warga yang terdata melebihi kuota, yaitu mencapai 81.000 keluarga.

Pada awalnya, Pemkot Serang menganggarkan Rp 15 miliar untuk bantuan sosial kepada 25.000 keluarga terdampak ekonomi Covid-19.

Setiap bulan penerima mendapat bantuan sembako senilai Rp 200.000 selama tiga bulan.

Namun, Pemkot Serang menambah kuota penerima bantuan sebanyak 35.000 keluarga dengan nilai bantuan yang sama.

Untuk itu, Pemkot Serang menambah alokasi untuk JPS menjadi Rp 21 miliar.

Dengan data yang sudah masuk, Pemkot Serang kekurangan 46.000 kuota dengan alokasi anggaran kurang sekitar Rp 27,6 miliar.

Wakil Wali Kota Serang, Subadri Ushuludin, mengatakan dari data yang sudah disetorkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang, ada lonjakan keluarga yang terdata akan mendapatkan bantuan dari Pemkot Serang.

“Hasil verifikasi dari RT dan RW kemarin, lalu disetorkan kepada kelurahan, kecamatan, dan Dinsos. Per Jumat kemarin yang sudah terdata itu ada 81 ribu KK yang terdampak ekonomi akibat Covid-19,” ujarnya seusai kegiatan penyemprotan di Kecamatan Curug, Kota Serang, Sabtu (18/4/2020).

Subadri mengaku Pemkot Serang masih bisa menangani jika penerima bantuan sebanyak 35.000 keluarga.

“Sepanjang memang hasil verifikasinya real, kami akan coba untuk pikul. Namun, kalau tidak, kita kan punya pemerintah provinsi dan. Kami akan minta tolong mereka,” ucapnya.

Menurut Subadri, pihaknya tidak akan memangkas besaran bantuan yang akan diberikan, yakni Rp 200 ribu per keluarga.

"Tidak kami akan belah menjadi Rp 100 ribu per keluarga. Mungkin akan kami upayakan untuk refocusing ulang supaya anggarannya mencukupi,” katanya. (Tribuners/Martin Ronaldo)

Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved