Breaking News:

Perhatian! Mulai Hari Ini Ponsel dengan IMEI Tidak Terdaftar akan Diblokir, Berikut Cara Cek IMEI

Setelah peraturan ini berlaku, ponsel dengan nomor IMEI yang tidak terdaftar di pemerintah akan diblokir layanan jaringan seluler

Editor: Abdul Qodir
Shutterstock
Ilustrasi ponsel 

Caranya, cukup sambungkan iPhone ke komputer yang sudah diinstal iTunes.

Selanjutnya, jika berhasil terkoneksi, klik ‘Library’ pada iTunes, maka secara otomatis data dari iPhone akan ditampilkan di layar, termasuk nomor IMEI iPhone tersebut.

Jika kamu sudah mengetahui nomor IMEI dari iPhone tersebut, maka kamu bisa segera mencocokkannya dengan dusbook dari iPhone itu.

iPhone yang asli akan memiliki nomor IMEI yang sama di bagian fisik, dusbook, dan sistem.

Bagaimana Jika Ponsel Dibeli di Luar Negeri?

Selain mendaftarkan nomor IMEI, ponsel yang dibeli dari luar negeri juga harus membayar pajak. Pembayaran dilakukan melalui bea cukai di bandara saat tiba di Indonesia.

Harga minimal ponsel yang dikenakan pajak adalah 500 dollar AS atau sekitar Rp 7 jutaan. Jumlah unit ponsel yang dibawa dari luar negeri pun dibatasi maksimal hanya dua perangkat saja.

"Itu dibatasi maksimal dua, lagipula kan sebenernya kalau mau dagang, ada kanalnya, kanal dagang. Ya ketentuannya pasti beda dengan barang tentengan (hand carry), bawaan, atau kiriman," kata Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi.

Cabut Izin dan Tarik Hp dari Pasaran

Selain pemblokiran jaringan seluler, pemerintah juga akan memberikan sanksi buat produsen dan distributor atau importir ponsel yang tidak patuh mencantumkan label IMEI pada kemasan ponsel baru maupun memberikan nomor IMEI yang salah.

Sanksi tersebut berupa pencabutan perizinan produsen maupun distributor. Dan kedua, penarikan ponsel hasil produksi produsen maupun yang didistribusikan distributor dari pasaran.

"Produk itu harus ditarik dari peredaran, sanksi yang lainnya juga akan ada pencabutan perizinan, tentu melalui tahap peringatan satu dan dua," ujar Direktur Pengawasan Barang dan Jasa Kementerian Perdagangan, Ojak Manurung, dalam acara jumpa media di Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved