Breaking News:

Update Corona di Banten

Curhat Airin: Lucu! Pemotor Ingat Pakai Masker, Tapi Lupa Helm

Padahal, ada undang-undang lalu lintas di atasnya enggak jauh beda dengan (undang-undang) karantina kesehatan.

Editor: Abdul Qodir
Istimewa
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany menyampaikan informasi terkini penanganan virus corona di wilayahnya. 

TRIBUNBANTEN.COM - Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengingatkan warga melaksanakan protokol kesehatan pandemi Covid-19 sesuai anjuran pemerintah dengan tetap mematuhi peraturan perundang-undangan yang ada.

Hal itu disampaikan Airin Racmi Diany selaku koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tangerang Selatan dalam bincang di kantor BNPB, Jakarta, Kamis (23/4/2020).

Hal itu disampaikannya menyusul temuan di lapangan tentang masih banyaknya pengendara sepeda motor yang mematuhi penggunaan masker, namun melanggar peraturan lalu lintas dengan tidak menggunakan helm saat berkendara.

Menurut Airin, hal itu justru mengabaikan keselamatan jiwa orang-orang tersebut saat berkendara.

"Bahkan yang lucu kami menemukan kemarin (pengendara motor) pakai masker, helm lupa (tidak dipakai). Padahal, ada undang-undang lalu lintas di atasnya enggak jauh beda dengan (undang-undang) karantina kesehatan," ujar Airin.

"Jaga diri Anda, takut ada kecelakaan. Nanti bukan (meninggal,-red) karena Covid-19, tapi malah dari kecelakaannya (lalu lintas)," sambungnya.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany diskusi tentang PSBB di kantor BNPB, Jakarta, Kamis (23/4/2020).
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany diskusi tentang PSBB di kantor BNPB, Jakarta, Kamis (23/4/2020). (Dok. BNPB)

Kota Tangerang Selatan menjadi kawasan Tangerang Raya yang diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Banten.

Dengan pemberlakun PSBB, masyarakat diwajibkan mengikuti sejumlah peraturan, di antaranya tetap berada di rumah, menjaga jaga jarak fisik dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Airin memaparkan, Pemkot Tangerang Selatan terus melakukan sosialisasi dan mengevaluasi peraturan-peraturan hingga sanksi dari PSBB selama enam pelaksanaan status itu di wilayahnya. Ini bertujuan agar lebih maksimal dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19.

Sosialisasi dan evaluasi menjadi penting karena dalam hal ini wilayah Tangerang menjadi bagian PSBB sebagai salah satu kota penyangga ibu kota Jakarta.

Update Corona di Indonesia 23 April 2020: Total 7775 Orang Positif Corona, Banten tak Alami Kenaikan

 

 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved