Breaking News:

Bank Banten

Nasib Bank Banten Pasca Wahidin Halim Teken Kesepakatan dengan Ridwan Kamil, Dulu Ada Sandiaga Uno

Apa yang terjadi dengan Bank Banten? Pekan ini terlihat antrean panjang di beberapa ATM Bank Banten.Rush terjadi setelah dana dipindahkan Wahidin

net
Bank Banten 

TRIBUNBANTEN.COM - Apa yang terjadi dengan Bank Banten?

Pekan ini terlihat antrean panjang di beberapa ATM Bank Banten.

Rupanya, masyarakat khawatir uangnya yang mereka simpan di bank milik Pemprov Banten ini tidak bisa diambil.

Terjadi rush di bank yang sebelumnya bernama Bank Pundi itu.

Rush terjadi setelah Gubernur Banten Wahidin Halim memindahkan dana kas daerah di Bank Banten ke Bank BJB.

Wahidin Halim mengatakan, pemindahan dana kas daerah itu setelah Bank Banten terlambat menyalurkan dana bagi hasil (DBH) pajak dan dana jaring pengaman sosial seharusnya selesai disalurkan pada 17 April 2020 lalu.

Bank Banten dan Bank BJB akan Merger, Bagaimana Harga Sahamnya?

Pada Februari 2020, ada lebih dari Rp 181 miliar DBH pajak dan Rp 709,21 miliar dana jaring pengaman yang telat disalurkan.

Kemudian, dalam Rapat Pembahasan Likuiditas Bank Banten pada 21 April 2020 bersama perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, disepakati oleh Bank Banten tidak likuid dan mengalami stop kliring.

"Sehingga, dibutuhkan aksi pemindahan dana kas daerah," ujar Wahidin Halim dalam keterangan resmi, Kamis (23/4/2020).

Meski sudah beberapa kali berpindah tangan, keuangan Bank Banten rupanya masih belum banyak berubah.

Bank Banten dan Bank BJB akan Merger, Bagaimana Harga Sahamnya?

Halaman
1234
Editor: Yulis Banten
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved