Breaking News:

Bank Banten

Ketua DPRD: Pemindahan Dana Pemprov di Bank Banten ke Bank Jabar Timbulkan Keresahan Masyarakat

Ketua DPRD Banten Andra Soni mengkritik langkah Pemprov yang memindahkan dana RKUD dari Bank Banten ke Bank Jabar Banten (BJB).

DPRD Banten
Ketua DPRD Banten Andra Soni 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintahan Provinsi Banten bersikukuh melakukan merger Bank Banten dengan Bank Jabar Banten (BJB) demi menyelamatkan bank BUMD Banten tersebut.

Sebelum merger dilakukan, Pemprov Banten telah memindahkan dana dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke BJB.

Ketua DPRD Banten Andra Soni mengkritik langkah Pemprov yang memindahkan dana RKUD dari Bank Banten ke Bank Jabar Banten (BJB)

Menurutnya, pemindahan dana RKUD ke Bank Jabar Banten mengakibatkan kepanikan di masyarakat.

"Meski secara likuiditas Bank Banten masih aman, namun yang terjadi di lapangan justru kepanikan yang kita temui.” ujar Andra Soni usai DPRD Banten melakukan pertemuan dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten membahas tentang rencana merger dan pemindahan RKUD ke Bank Jabar.

Nasib Bank Banten Pasca Wahidin Halim Teken Kesepakatan dengan Ridwan Kamil, Dulu Ada Sandiaga Uno

Seperti diketahui, pekan lalu sempat terjadi antrean nasabah di ATM Bank Banten atau rush pasca Pemprov memindahkan dana RKUD ke BJB.

Menurut Andra Soni, seharusnya Pemprov Banten bisa menjaga stabilitas di masyarakat.

Andra Soni juga menyebut, keterlambatan distribusi bantuan Covid-19 ke masyarakat, salah satunya akibat dari pemindahan RKUD Bank Banten ke BJB.

Fakta yang ditemukan DPRD, masih banyak warga yang mengantre di Bank Banten untuk menarik dananya.

Andra Soni mengatakan bahwa pada pertemuan tersebut, Gubernur Banten menjamin bantuan dari pemerintah pusat dalam hal ini Presiden, telah mengintruksikan OJK untuk membantu pelaksanaan merger antara Bank Banten dengan Bank BJB.

Halaman
12
Editor: Yulis Banten
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved