Breaking News:

Virus Corona

Presiden Jokowi Pertimbangkan Libur Lebaran Digeser ke Idul Adha

Masyarakat diminta bersabar dan menahan diri untuk tidak mudik pada perayaan Idul Fitri tahun ini.

Editor: Abdul Qodir
Kementerian Sekretariat Negara
Presiden Joko Widodo meninjau kesiapan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, yang dijadikan rumah sakit (RS) darurat penanggulangan wabah virus korona atau Covid-19 pada Senin, 23 Maret 2020. 

TRIBUNBANTEN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempertimbangkan menggeser libur cuti bersama Hari Raya Idul Fitri ke akhir Juli 2020 bersamaan hari libur nasional Hari Raya Idul Adha atau akhir tahun.

Kebijakan tersebut untuk efektivitas kebijakan larangan mudik sebagai upaya pencegahan penyebaran Coronavirus disease atau Covid-19.

Hal itu disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo usai rapat bersama Presiden Jokowi melalui konferensi video, Senin (4/5/2020).

Ilustrasi kalender
Ilustrasi kalender (baseballmilton.com)

Menurut Doni Monardo, dalam rapat bersama, Presiden Jokowi telah memerintahkan Kepala Staf Presiden Moeldoko untuk mengkaji dua opsi waktu pengganti hari libur cuti bersama Idul Fitri tersebut.

"Jadi, yang semula akhir tahun, satu opsi. Tadi kemudian Bapak KSP memberikan masukan kepada Bapak Presiden. Bapak Presiden meminta untuk dipertimbangkan, mana kira-kira yang lebih baik, apakah pada waktu Idul Adha, akhir Juli, atau nanti tetap akhir tahun," ujar Doni.

Doni menjelaskan, Presiden Jokowi kembali menginstruksikan jajarannya agar jangan sampai ada mudik pada perayaan Idul Fitri kali ini untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Masyarakat diminta bersabar dan menahan diri untuk tidak mudik pada perayaan Idul Fitri tahun ini mengingat masih tingginya penyebaran virus corona di Indonesia.

Mantan Danjen Kopassus itu mengingatkan agar masyarakat tidak mudik secara diam-diam.

"Kemudian juga, masyarakat diingatkan jangan mencuri-curi kesempatan sehingga kalau ini masih dilakukan maka akan menimbulkan risiko bagi kampung halaman," ujarnya.

Pasutri Nekat Masukkan Mobil ke Dalam Truk Demi Mudik, Uang Rp 2 Juta Melayang

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana saat open house Idul Fitri 1440 Hijriah di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/6/2019).
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana saat open house Idul Fitri 1440 Hijriah di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/6/2019). (Tribunnews.com/Theresia Felisiani)

Pemerintah menilai kebiasaan masyarakat Indonesia bersalaman dan berpelukan saat Idul Fitri lebaran berpotensi menambah penyebaran virus corona melalui orang tanpa gejala (OTG) Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved