Breaking News:

Wali Kota Serang Menyampaikan LKPJ, Hanya Dihadiri 20 Anggota DPRD

Pencapaian-pencapaian di setiap dinas pada tahun 2019, dan dicoba untuk diperbaiki untuk pada tahun ini agar program sasaran Pemkot Sera

Tribuners/Martin Ronaldo
Suasana Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Serang saat Wali Kota Serang H Syafrudin menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun Anggaran 2019, Rabu (6/5/2020) siang 

TRIBUNBANTEN.COM - Wali Kota Serang H Syafrudin menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun Anggaran 2019 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Serang, Rabu (6/5/2020) siang,

Rapat itu dihadiri hanya sekitar 20 dari 45 anggota DPRD Kota Serang.

Syafrudin memaparkan perkembangan perekonomian daerah Kota Serang, realisasi APBD Tahun anggaran 2019, capaian program dan kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Serang, hingga capaian kinerja yang telah berhasil mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat.

Dia optimistis untuk menyempurnakan beberapa capaian kinerja yang belum diraih secara optimal.

"Memperhatikan beberapa capaian kinerja yang belum diraih secara optimal, saya tetap optimistis, bahwa pengelolaan kinerja pemerintahan daerah masih tetap dalam kondisi on the right track agenda pemerintahan daerah," ucap Syafrudin.

Ada beberapa rekomendasi yang disampaikan anggota dewan.

"Dalam hal ini pencapaian-pencapaian di setiap dinas pada tahun 2019, dan dicoba untuk diperbaiki untuk pada tahun ini agar program sasaran Pemkot Serang bisa tepat sasaran," ujar Syafruddin.

Menurut dia, sejumlah sektor di Kota Serang ada peningkatan, yaitu peningkatan ekonomi pada 2019 sebesar 6,44 persen, produk domestik bruto (PDB) mencapai Rp 46,13 triliun atau meningkat 9,10 persen dari tahun sebelumnya, dan indeks pembangunan manusia (IPM) naik menjadi 72,10 persen atau meningkat 0,42 poin.

Adapun jumlah kemiskinan di Kota Serang menjadi 5,28 persen atau turun 0,8 persen dibandingkan pada 2018.

Wakil Ketua II DPRD Kota Serang, Rony Alfanto, SE, mengatakan ada catatan khusus dalam LKPJ yang diberikan Pemkot Serang.

Dia menyoroti persoalan pendidikan, kesehatan dan, pekerjaan umum.

Menurut dia, di sektor pendidikan ada catatan khusus karena masih adanya tenaga didik dari fungsional ditarik menjadi struktural.

"Padahal kita ini sedang krisis guru," katanya. (tribuners/martin ronaldo)

Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved