Breaking News:

Banjir

Lebak Dilanda Banjir Saat Sahur, Jembatan Putus dan Puluhan Rumah Warga Terendam

Bencana tersebut dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi sehingga menyebabkan Sungai Ciberang meluap.

Kompas.com/Acep Nazmudin
Korban Banjir Bandang di Kampung Somang, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak dievakuasi menggunakan perahu karet lantaran jembatan putus Kamis (2/1/2020) 

TRIBUNBANTEN.COM - Banjir melanda Kabupaten Lebak, Banten, Banten, setelah hujan deras pada Rabu (13/5/2020) subuh atau saat warga santap sahur.

Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan Sungai Ciberang meluap dan merendam puluhan rumah warga.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, dalam keterangan pers yang diterima Tribunbanten.com, Rabu (13/5/2020).

Raditya menyampaikan ketinggian air di titik banjir tersebut sekitar 50 hingga 75 centimeter.

Sedikitnya 55 rumah warga di Desa Sipayung dan Desa Bintang Resmi, Kecamatan Cipanas.

"Banjir tersebut juga menyebabkan satu jembatan terputus," ujarnya.

Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, bencana tersebut dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi sehingga menyebabkan Sungai Ciberang meluap dan merendam puluhan rumah warga.

BPBD Kabupaten Lebak dibantu tim gabungan tengah melakukan kaji cepat, pendataan dan pembersihan puing sisa banjir.

Menurut laporan BPPD setempat, sementara belum ada korban jiwa maupun luka-luka atas bencana tersebut.

Kerugian materil masih dalam proses pendataan.

Halaman
12
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved