Breaking News:

Virus Corona

Dear Kepala Daerah, Bansos Sembako Rawan Diselewengkan, Sebaiknya Disalurkan Tunai

Hukuman pidana mati menanti apabila ada pihak yang bermain atau melakukan penyelewenangan dalam program bansos.

Wartakotalive.com
Ilustrasi dana bansos tunai 

"Kami sudah tanya Dinas Sosial, nama perusahaan pihak ketiganya apa, gudangnya di mana? Tapi, nggak ada jawaban. Kalau cuma begitu, semua orang juga bisa usaha sembako dengan dimodali terlebih dahulu oleh dinsos," kata Tedy.

Ia mengingatkan, hukuman pidana mati menanti apabila ada pihak yang bermain atau melakukan penyelewenangan dalam program bansos paket sembako saat bencana seperti pandemi Covid-19 saat ini.

Hal itu diatur dalam Pasal 2 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Apabila betul adanya dugaan permainan dalam sembako JPS Kota Serang, siap-siap hukuman mati sesuai dengan UU Tipikor," ujarnya.

Sementara itu, pihak Inspektorat Kota Serang enggan memberikan penjelasan detail tentang hasil pemeriksaan pengadaan paket sembako JPS tersebut.

Alasannya, pemeriksaan tersebut merupakan konsumsi internal Pemkot Serang dan hanya dilaporkan kepada Wali Kota Serang.

Kendati demikian, Inspektorat Kota Serang membenarkan bahwa Pemkot Serang telah membayar lunas pengadaan paket sembako JPS Kota Serang ke pihak ketiga untuk tiga bulan ke depan.

"Kami sebenarnya tidak bisa memberikan informasi ini kepada yang lain selain pimpinan. Kami diperintahkan kepada pak Wali dan memberikan hasil pemeriksaan kepada pak Wali." ujar Inspektur Kota Serang, Yudi Suryadi.

Saat ditanya terkait rekomendasi Inspektorat agar PT Bantani Damir Primarta mengembalikan Rp1,9 miliar kelebihan pembayaran, 

Yudi pun tidak bisa memberikan penjelasan saat dikonfirmasi tentang adanya rekomendasi Inspektorat agar PT Bantani Damir Primarta mengembalikan Rp1,9 miliar kelebihan pembayaran.

"Sebetulnya ke Dinsos saja sih, kalau kami mah hanya melakukan perintah dari pak Wali Kota dan menyampaikan hasil kajiannya kepada pak Wali Kota. Berkas pemeriksaan juga disampaikan kepada kepala Dinsos agar ditindaklanjuti," kata dia.

Oleh: Martin Ronaldo

Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved