Kalah Duel dengan Pemilik Rumah Makan, Maling Bertato Langsung Minta Ampun
Sekitar pukul 20.00, warga sekitar ramai berdatangan ke lokasi setelah mendapat kabar tersebut
TRIBUNBANTEN.COM - Yuri Ahmad, pemilik rumah makan di Sukaraja, Kabupaten Bogor, berduel dengan maling pada Selasa (26/5/2020) malam.
Maling bertato itu pun kalah, bersimpuh di hadapan Yuri, serta minta ampun dan meminta maaf.
Namun saat Yuri memberikan kesempatan, maling itu kabur dan malah babak belur dihakimi massa.
Keponakan Yuri, Gian Aditya, menceritakan Selasa (26/5/2020) sekitar pukul19.00, pamannya kembali pulang ke tempat usaha rumah makannya bersama istrinya.
Ketika sampai di lokasi, Yuri kaget melihat kondisi ruangan rumah makan yang berantakan.
Dua kotak amal serta mesin kasir rusak dan uang yang di dalamnya hilang.
"Dia masuk, lihat ada yang aneh karena berantakan. Terus dia ke belakang, ketemu (pencuri) di kamar, mungkin pelaku masuk lewat belakang," kata Gian Aditya, Rabu (27/5/2020).
Setelah ketahuan pemilik rumah makan, pencuri bertato itu panik dan melakukan penyerangan terhadap istri Yuri menggunakan sebilah besi yang dia bawa.
Duel satu lawan satu pecah setelah Yuri kemudian melakukan perlawanan hingga keduanya mengalami luka-luka di bagian wajah dan kepala.
Namun dalam perkelahian tersebut, pelaku terpojok dan sempat bersimpuh minta ampun.
"Si pencuri kalah, dia minta maaf, maaf bang, maaf saya nyerah, kayak gitu," terang Gian.
Akhirnya Yuri mencoba beritikad baik dan mengajak pelaku untuk membicarakannya di luar ruangan.
Namun, itikad baik korban malah dijadikan kesempatan oleh pelaku untuk melarikan diri.
"Diajak keluar, diomongin baik-baik, di situ dia ngelawan lagi, dia kabur ke belakang," kata Gian.
Sekitar pukul 20.00, warga sekitar ramai berdatangan ke lokasi setelah mendapat kabar tersebut termasuk anggota Kepolisian Polsek Sukaraja.
Pelaku yang melarikan diri itu kemudian diburu dengan cara menyisir sekitar lokasi rumah makan.
Sampai akhirnya pencuri ini ditemukan bersembunyi di atap sebuah gudang kosong tak jauh dari lokasi pencurian.
Karena massa warga yang berdatangan semakin banyak serta tak sebanding dengan jumlah aparat yang ada di lokasi, pelaku ini sempat diamuk massa hingga babak belur.
"Ketemu akhirnya (pelaku) dihajar rame-rame, untung polisi cepat mengamankan. Kata dari Polsek dia baru keluar 2 bulan lalu, residivis," kata Gian.
Akibat kejadian ini si pemilik rumah makan, Yuri beserta istri langsung dirawat di RSUD Cibinong karena mengalami luka memar dan sobek akibat ulah si pelaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/borgol-ditangkap-ditahan.jpg)