Breaking News:

Pasutri Tewas Usai Pesta Miras, Penjual Mengaku Pesan Online dari Jakarta

Mereka minum (miras) hari Senin. Lalu pada Selasa sesak napas dan dibawa ke RSU. Rabunya, dua dari lima orang ini tidak tertolong

Dok. Tribun Jateng
ilustrasi minuman keras 

TRIBUNBANTEN.COM - Pasangan suami istri, RG (28) dan MY (28), tewas setelah meminum minuman keras (miras) jenis suliwa di Ciamis, Jawa Barat, Rabu (27/5/2020).

RG dan MY menggelar pesta miras bersama tiga orang lainnya, yaitu Si, AR, BI, pada Senin (25/5/2020) sore.

Polisi telah menangkap penjual minuman keras itu. "Masih kami dalami," ujar Kapolres Ciamis AKBP Dony Eka Putra melalui sambungan WhatsApp, Kamis (28/5/2020).

Menurut dia, hasil pemeriksaan sementara, korban mendapat miras dari dua penjual. Para penjual mengaku mendapat miras dari Jakarta.

"Mereka memesannya secara online. Apakah oplosan atau miras yang dijual bebas, sedang kami dalami," ucap Dony.

Adapun pemeriksaan saksi, Dony mengaku pihaknya belum memeriksa tiga orang yang ikut pesta miras bersama pasutri tersebut.

Hal ini karena tiga saksi tersebut, yakni Si, AR, dan BI, kondisinya belum stabil.

"Masih dalam perawatan. Belum kami periksa," kata Dony.

Menurut Dony, tiga saksi tersebut masih dirawat di RSUD Ciamis. Setelah kondisi mereka stabil, petugas akan memeriksanya.

"Sehingga kita ketahui apa yang mereka minum dan campuran apa yang mereka gunakan," jelas Dony.

"Mereka minum (miras) hari Senin. Lalu pada Selasa sesak napas dan dibawa ke RSU. Rabunya, dua dari lima orang ini tidak tertolong, meninggal dunia," kata Dony.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pasutri di Ciamis Tewas Usai Pesta Miras, Penjualnya Mengaku Pesan Online dari Jakarta"

Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved