Breaking News:

Bank Banten

Sudah 15 Anggota DPRD Banten Ajukan Hak Interpelasi atas Pemindahan RKUD di Bank Banten

Pengajuan hak interpelasi atas pemindahan rekening kas umum daerah (RKUD) dari Bank Banten ke Bank Jabar Banten (BJB) terus bergulir.

Tribuners/Martin Ronaldo
Penandantangan hak interpelasi RKUD di Bank Banten ke Bank Jabar Banten 

Hak tersebut bisa digunakan apabila terdapat kebijakan yang dirasa membutuhkan keterangan lebih jelas dari gubernur.

Langkah ini juga dianggap pas untuk membedah kebijakan pemindahan RKUD yang dilakukan Gubernur Banten.

"Ini langkah normatif yang dilakukan saya sebagai anggota DPRD Banten yang merupakan refresentasi dari masyarakat. Saya harus bertanya kepada Gubernur Banten tentang pemindahan RKUD, sehingga semuanya jelas,” tuturnya.

Gubernur Banten Bersikukuh Merger dengan Bank Jabar Langkah Terbaik Selamatkan Bank Banten

Sementara Anggota Fraksi Nasdem-PSI, Maretta Dian Arthanti mengatakan bahwa Hak Interpelasi semata-mata wujud ketidakpuasan dari beberapa anggota dewan pasca pemanggilan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten terkait Bank Banten .

"Karena masalah Bank Banten ini kan menjadi sebuah polemik yang harus di selesaikan."

"Sebelumnya kami dewan telah memanggil Gubernur untuk penjelasan terkait Bank Banten namun dari hasil pertemuan tersebut beberapa anggota dewan merasa belum puas," jelasnya.

Bank Banten akan Merger dengan Bank Jabar Banten, Pengamat Berikan Rekomendasi Ini

Maretta juga mengatakan bahwa hal yang dilakukan semata-mata menjalankan fungsi pengawasan dan kontrol anggota dewan terhadap eksekutif.

Karena sejatinya kepentingan Bank Banten merupakan kepentingan masyarakat Banten.

Ia juga menekankan bahwa tidak ada kepentingan politik di dalam pengajuan hak interpelasi.

"Tidak ada muatan politik, tidak ada kepentingan politik dalam hal ini. Saya rasa sikap saya dan kawan-kawan yang lain tegas dan Konsisten untuk memperjuangkan RKUD Bank Banten ke tempat semula, jadi tidak benar itu kalau ada yang bilang ada muatan pPolitik, sekali lagi saya bilang tidak ada," tegasnya. (Tribuners/ Martin Ronaldo Pakpahan)

Editor: Yulis Banten
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved