Breaking News:

Temui Wahidin Halim, Pimpinan KPK Soroti 1.079 Aset Bermasalah dan Dana Bansos Covid-19 di Banten

Total aset pemda di Banten sebanyak 20.874 dengan nilai mencapai Rp35,2 triliun. Namun, baru 3.675 aset yang sudah bersertifikat.

Dok. KPK
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dan Gubernur Banten Wahidin Halim usai pertemuan di Kantor Gubenur Banten, Kota Serang, Banten, Kamis (11/6/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron melakukan pertemuan secara terpisah dengan Gubernur, Kapolda hingga Kepala Kejaksaan Tinggi di Banten, pada Kamis (11/6/2020).

Sejumlah persoalan dibahas dalam pertemuan dengan pucuk pimpinan pemerintah daerah dan penegak hukum di Banten tadi siang.

Di antaranya, persoalan penyelesaian ribuan aset bermasalah dan dana bansos penanganan Covid-19 di lingkungan pemda di Banten.

Kegiatan ini dalam rangka menindaklanjuti pelaksanaan program Koordinasi Pencegahan dan Penindakan Terintegrasi KPK di wilayah Banten.

Pertemuan dengan Gubernur Banten Wahidin Halim dilakukan di Kantor Gubernur Banten, Kota Serang.

Dalam pertemuan itu, Nurul Ghufron selaku perwakilan KPK meminta Gubernur Banten Wahidin Halim mempercepat penyelesaian aset-aset bermasalah yang ada di daerahnya.

“KPK akan mendukung dan mengawal proses penuntasan aset-aset yang masih bermasalah di wilayah Banten,” kata Ghufron dalam keterangan tertulis, Kamis (11/6/2020).

Berdasarkan catatan KPK, kata Ghufron, jumlah keseluruhan aset bermasalah di wilayah Banten mencapai 1.709 aset.

Terdapat 100 jenis aset yang masih dikuasai oleh pihak ketiga, 251 jenis aset di daerah pemekaran baru, serta 1.358 jenis aset fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang belum diserahkan oleh pengembang perumahan kepada pemda, baik ke Pemprov Banten maupun ke pemerintah kabupaten/kota di Banten.

Sementara itu, hingga April 2020, sertifikasi aset yang sudah dilaksanakan pemda-pemda di Banten masih relatif relatif rendah, yakni 17,61 persen.

Halaman
1234
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved