Breaking News:

Naik Ojol Bawa Helm Sendiri, Ini Tip Merawat Helm Biar Bebas Kuman dan Virus

Jika tidak dirawat secara berkala, kuman, bakteri, virus, dan bau, akan mengendap sehingga sulit jika ingin dibersihkan

Dok RSV Helmet
ilustrasi membersihkan hel 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah mengimbau penumpang ojek online (ojol) membawa helm sendiri.

Hal itu untuk menerapkan protokol kesehatan selain memakai masker.

Sebagai peralatan yang wajib dan sering dipakai bagi pengendara sepeda motor, helm-harus-dirawat' title=' helm harus dirawat'> helm harus dirawat.

Lalu, bagaimana cara merawat helm?

Direktur RSV Helmet Richard Ryan mengatakan helm-harus-dirawat' title=' helm harus dirawat'> helm harus dirawat secara berkala.

“Jika tidak dirawat secara berkala, kuman, bakteri, virus, dan bau, akan mengendap sehingga sulit jika ingin dibersihkan,” ujarnya kepada Tribunbanten.com, Kamis (17/6/2020).

Bagian inner padding helm tidak boleh dicuci dan dikeringkan secara paksa.

“Menurut kami, walaupun tidak merusak, tapi intinya tidak fit in lagi dengan kepala. Jadi, membuat tidak nyaman kalau dipakai kalau sudah tidak pas dengan kepala,” ucapnya.

Bahkan, helm yang tidak pas atau longgar dengan kepala, berbahaya jika terjadi benturan dan bisa lepas dari kepala.

“Membersihkan helm dengan cairan pembersih khusus yang dijual di pasaran. Biasanya berbentuk foam dan dilap dengan lap jenis kanebo,” kata Ryan.

Jika memang tidak bisa membersihkan secara berkala, jalan satu-satunya adalah membersihkan secara total.

“Jika kuman dan bakteri sudah terlalu menempel, kami menyarankan mengganti semua inner padding helm dengan yang baru,” ujarnya.

Membersihkan helm juga bisa dilakukan sendiri. Alat yang dibutuhkan adalah lap jenis kanebo dan pembersih khusus untuk bagian dalam.

“Saran kami, selalu lepas semua inner padding helm setelah digunakan setiap hari. Biarkan terkena angin-angin saat tidak dipakai. Jangan di jemur di bawah sinar matahari dan pastikan visor selalu dalam keadaan terbuka sehingga ada sirkulasi udara.,” katanya.

Dia menyarankan helm dirawat sesering mungkin.

Bagaimana memilih helm yang bagus atau aman?

Pastikan bersertifikasi SNI resmi dengan adanya logo SNI di bagian shell, pastikan mempunyai featured removable padding, cek visor tidak membuat pusing saat digunakan, dan ringan (tidak membuat pegal dan cedera saat digunakan terlalu lama).

Richard mengatakan RSV memberikan garansi seumur hidup untuk pembersihan helm dan perbaikan.

“Tidak ada biaya untuk jasanya. Ini dilakukan karena kami peduli tentang pentingnya higienitas helm untuk kenyamanan dan keamanan saat berkendara. Beli helm RSV di mana saja, tinggal bawa ke RSV Store terdekat untuk membersihkan helm,” ujar Richard.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved