Virus Corona di Banten

Masih Ada 10 RW di Kota Tangerang Masuk Kategori Zona Merah Covid-19

Arief Wismansyah juga mengatakan, penetapan zona merah memudahkan Pemkot Tangerang untuk melakukan rapid test.

Dok. Pemkot Tangerang
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meninjau kesiapan Masjid Al-Husna di Kelurahan Sukajadi Kota Tangerang, Rabu (3/6/2020), jelang pembukaan kembali rumah ibadah dengan protokol kesehatan pada PSBB tahap ketiga. 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Zona merah Covid-19 di Kota Tangerang, Banten, terus berkurang.

Dari 1.014 rukun warga ( RW) yang ada di Kota Tangerang, yang saat ini masuk zona merah Covid-19 hanya 10 RW.

"(Pada) 25 Juni 2020, jumlah zona merah (tersisa) 10 RW," ujar Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah dalam pesan teks yang diterima, Jumat (26/6/2020).

Saat pembatasan sosial berskala lokal ( PSBL) di Kota Tangerang mulai diterapkan, ada 24 RW yang masuk zona merah Covid-19.

PSBL sendiri dilaksanakan beriringan dengan perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Kota Tangerang pada 15 Juni.

Daftar 22 RW di Kota Tangerang Zona Merah, Warga yang Keluar-Masuk Wajib Izin

 

Arief mengatakan, berkurangnya jumlah RW yang masuk kategori zona merah tersebut merupakan indikasi keberhasilan perpanjangan PSBB dan penerapan PSBL di Kota Tangerang.

"Jadi, kalau menurut saya, selain PSBB, PSBL ini efektif terutama masyrakat gotong-royong kalau ada tetangganya yang (masuk zona) merah," ujar dia.

Pengunjung Mal di Kota Tangerang Hanya Boleh 35 Persen dari Kapasitas

Arief Wismansyah juga mengatakan, penetapan zona merah memudahkan Pemkot Tangerang untuk melakukan rapid test.

"Kebetulan kami juga lakukan rapid test di wilayah yang merah itu," ujar Arief.

Pantauan Tribunbanten.com pada Jumat (26/6/2020) pukul 20.30 WIB, Pemprov Kota Tangerang melalui laman https://covid19.tangerangkota.go.id/ melansir jumlah kasus Covid-19 di Kota Tangerang sebanyak 464 orang.

Dari jumlah kasus tersebut terdapat 356 orang pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh dan 32 orang pasien meninggal dunia dan 76 pasien masih dalam perawatan.

Selain itu, terdapat pasien dalam pengawasan ( PDP) terkait Covid-19 sebanyak 1.145 orang, orang dalam pemantauan ( ODP) 2.822 orang, dan orang tanpa gejala ( OTG) 1.333 orang.

Editor: Abdul Qodir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved