Breaking News:

Virus Corona di Banten

Wali Kota Serang Borong Beras 225 Ton Seharga Rp2,3 Miliar

Selain pemberian beras, Pemkot Serang juga akan memberikan stimulus keuangan untuk para nelayan.

Martin Ronaldo/Tribunners
Wali Kota Serang Syafrudin mengecek kualitas beras di gudang milik Pemkot Serang, Selasa (7/72020). Pemkot Serang membeli 225 ton dari petani di Kasemen, untuk disalut ke perani dan nelayan. 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang membeli beras 225 ton senilai Rp2,3 miliar untuk disalurkan ke petani dan nelayan terdampak Covid-19.

Hal itu disampaikan Wali Kota Serang Syafrudin saat meninjau gudang beras milik Pemkot Serang di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (7/7/2020).

"Kami (Pemkot Serang) menyiapkan atau membeli beras kepada petani Kecamatan Kasemen sebanyak 225 ton melalui Dinas Pertanian (Distan) Kota Serang," kata Syafrudin.

"Dari 225 ton dengan pembelian Rp10.525 per kilogram dari pihak ketiga dengan total pembelian keseluruhan Rp2,3 miliar lebih," sambungnya.

Ia menjelaskan, rencananya beras ratusan ton itu akan disalurkan untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Serang.

Kriterianya adalah kelompok warga rentan atau rawan pangan, buruh tani, petani penggarap serta petani pemilik lahan di bawah 1 hektare.

Adapun syaratnya, kelompok penerima bantuan beras dan stimulus dana tersebut belum pernah menerima bantuan dari pemerintah pusat dan daerah, serta memiliki KTP Kota Serang.

Sedang Covid-19, Wali Kota Serang: Jangan Banyak-banyak Anaknya!

Selain pemberian beras, pihaknya akan memberikan stimulus keuangan untuk para nelayan.

Masing-masing dari 1.527 orang nelayan yang terdata akan menerima uang Rp500 ribu melalui rekening perbankan.

"Akan disalurkan langsung melalui rekening bank ke masing-masing penerima dan berbarengan dengan pemberian beras," paparnya.

Halaman
12
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved