Breaking News:

Gubernur Banten Bicara PPDB: Warga yang Menemukan Pungli, Bisa Melapor ke Kami

Penambahan rombel tersebut diharapkan dapat menampung dan bermanfaat bagi warga yang tidak lolos seleksi PPDB

Warta Kota/Andika Panduwinata
Gubernur Banten Wahidin Halim saat ditemui di Hotel Istana Nelayan, Tangerang, Kamis (9/7/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM - Gubernur Banten Wahidin Halim akan menindak tegas oknum yang terlibat dalam percaloan penerimaan peserta didik baru (PPDB) atau pungutan liar di Banten.

PPDB tingkat SMA/SMK menjadi kewenangan Provinsi Banten.

Adapun tingkat SD dan SMP menjadi tanggung jawab kota/kabupaten di Provinsi Banten.

Prosesi PPDB telah berakhir dan pada 13 Juli 2020.

"Kalau ada calo PPDB saya bunuh," ujar pria yang akrab disapa WH itu saat dijumpai Wartakotalive.com, di Hotel Istana Nelayan, Kota Tangerang, Kamis (9/7/2020).

Menurut dia, jika ada yang terbukti bermain curang dalam PPDB ini, dia tak akan segan-segan memberikan sanksi tegas.

"Maksudnya saya bunuh kariernya. Saya berhentikan," ucapnya.

Begitu juga pungli di sekolah. Jika ada sekolah yang memungut bayaran uang seragam atau pun yang lainnya akan dikenai sanksi tegas.

"Pemprov sudah memberikan subsidi kepada sekolah. Kalau ada yang masih bermain pungli, saya pecat," kata mantan Wali Kota Tangerang dua periode itu.

WH menilai, PPDB di Banten berlangsung kondusif dan tak ada kendala berat.

Halaman
123
Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved