Breaking News:

Kasus Korupsi

Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi di Tiga Bank Ternama

Selain ketiga kasus dugaan korupsi di perbankan, Kejati Banten juga tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan internet desa di Dishub

Tribuners/Martin Ronaldo Pakpahan
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Rudi Prabowo Aji memberiukan keterangan pers tentang kasus dugaan korupsi di Kantor Kejati Banten, Selasa (21/7/2020). Kasus tersebut yakni dugaan korupsi di Bjb konvesional Cabang Tangerang, Bjb Syariah cabang Tangerang dan BTN Cabang Tangerang. 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi di Bank Bjb konvesional Cabang Tangerang, Bjb Syariah cabang Tangerang dan BTN Cabang Tangerang.

Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Rudi Prabowo Aji mengatakan terjadi adanya pemberian kredit fiktif di Bjb konvesnsional Cabang Tangerang pada 2015, yang mengakibatkan kerugian mencapai Rp8,7 miliar.

Kasus tersebut dimasukkan ke dalam kategori tindak pidana korupsi setelah adanya keterangan ahli perbankan.

"Sudah kita konsultasikan dengan pihak perbankan," katanya kepada wartawan di Kantor Kejati Banten, Selasa (21/7/2020).

Sementara di Bjb Syariah Cabang Tangerang juga terjadi kasus serupa.

Ia mengatakan ada pengajuan kredit ke Bjb Syariah Cabang Tangerang pada 2016, dengan menggunakan sertifikat milik seseorang tanpa diketahui oleh pemilik sertifikat tersebut.

Hal tersebut membuktikan bahwa adanya tindak pidana korupsi.

"Malah pemilik sertifikat tersebut yang melaporkannya," katanya.

Selain pengadaan kredit fiktif tersebut, ada pula dugaan korupsi pengadaan kapal fiktif di Bjb Syariah Cabang Tangerang, yang merugikan negara mencapai Rp11 miliar.

Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi Pengadaan 100 Ambulans dan Kalender Pemkab Serang

 

Kasus serupa juga terjadi di BTN Cabang Tangerang.

Halaman
12
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved