Breaking News:

BNN Banten Musnahkan 298 Kg Ganja dan 989 Gram Sabu Hasil Penangkapan Selama Pandemi Covid-19

Rencananya, kedua pelaku akan mengedarkan ratusan kilogram sabu itu ke Sulawesi dan Jakarta.

Tribuners/Martin Ronaldo Pakpahan
BNN Banten memusnahkan bukti 298 kilogram ganja dan 989,7 gram sabu selama pandemi Covid-19 di halaman kantor BNN Provinsi Banten, Serang, Kota Serang, Rabu (22/7/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten melakukan pengungkapan kasus narkoba dengan barang bukti ganja 298 kilogram dan sabu 989,7 gram selama pandemi Covid-19.

Ratusan kilogram dan sabu tersebut dimusnahkan petugas dengan cara dibakar melalui mesin incinerators boilers di halaman Kantor BNN Provinsi Banten, Serang, Kota Serang, Rabu, (22/7/2020).

Kepala BNNP Banten Brigjen Pol Tantan Sulistyana mengatakan, seluruh barang bukti yang dimusnahkan berasal dari dua kasus yang berbeda. Namun, kedua kasus tersebut dapat terungkap berdasarkan informasi dari masyarakat.

"Semua kasus berdasarkan informasi dari masyarakat. Setelah itu kami langsung melakukan penyelidikan untuk melakukan kegiatan," ujarnya di sela pemusnahan barang bukti tersebut.

Polisi Tetapkan Catherine Wilson sebagai Tersangka Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Untuk kasus ganja, tersangka GS (27) dan MP (26) menyelundupkan 6 karung ganja kedalam mobil pengangkut buah alpukat, yaitu truk berwarna putih dengan Nopol F 8830 UK dari Aceh menuju Banten melalui jalur penyeberangan Bakauheni-Merak.

"Penangkapan selasa tanggal 30 Juni 2020 sekira pukul 00:30 di Merak. Kami monitoring perkembangan. Akhirnya melintas truk berwarna putih langsung diberhentikan petugas," ungkapnya.

Anak Pejabat Pemkot Tangerang Ditangkap Karena Diduga Gunakan Narkoba

Sementara kasus sabu, lanjut Tantan, pelaku MD (21) dan SH (24) menyembunyikan barang haram itu ke dalam sabuk. Keduanya ditangkap saat melakukan transit di Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu, 28 Juni 2020, sekira pukul 21:30 WIB.

Rencananya, kedua pelaku akan mengedarkan ratusan kilogram sabu itu ke Sulawesi dan Jakarta.

"Modus operandinya, jadi barang yang ada di simpan di kaki, memasukkan sabu ke dalam sepatu. Masing-masing kaki kiri 2 bungkus, kaki kanan 2 bungkus. Jadi satu orang 4 bungkus," jelasnya.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 114 ayat 2 atau Pasal 111 ayat 2 JO Pasal 132 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

(Tribuners/Martin Ronaldo Pakpahan)

Editor: Abdul Qodir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved