Breaking News:

Mantan Dirut Banten Global dan 2 Direktur Lainnya Dijebloskan ke Tahanan, Terkait KSO Tambang Emas

Mantan Dirut Banten Global Development dan dua direktur lainnya ditahan Kejari Serang, Kamis (23/7/2020) terkait kasus korupsi KSO utk tambang emas

Tribuners/Martin Ronaldo
Mantan Dirut Banten Global Development dan dua direktur lainnya ditahan Kejari Serang, Kamis (23/7/2020) terkait kasus dugaan korupsi KSO utk tambang emas di Bayah, Lebak senilai Rp 5,19 miliar. 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Mantan Direktur Utama PT Banten Global Development (BGD), yakni RT ditahan Kejaksaan Negeri Serang terkait kasus dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara Rp 5,19 miliar.

Selain mantan Dirut Banten Global, Kejari Banten juga menahan mantan Direktur Keuangan Banten Global yakni FN, serta Direktur PT Satria Lautan Biru (SLB), berinisial IL.

Ketiganya kini meringkuk di Rutan Polda Banten setelah terjerat kasus dugaan korupsi kerja sama operasional (KSO) senilai Rp 5,19 miliar antara PT BGD dengan PT SLS tahun 2015 diperuntukkan kegiatan usaha tambang emas di Bayah, Kabupaten Lebak..

Penyerahan tersangka dan perkara dilakukan Polda Banten kepada Kejari Serang, Kamis (23/7/2020) di kantor Kejari Serang.

Kasubdit III Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Banten, AKBP Doffie Fahlevi mengungkapkan, ini adalah pelimpahan.

Mantan Dirut Bank Global Development dan dua direktur lainnya ditahan Kejari Serang, Kamis (23/7/2020) terkait kasus dugaan korupsi KSO utk tambang emas di Bayah, Lebak senilai Rp 5,19 miliar.
Mantan Dirut Bank Global Development dan dua direktur lainnya ditahan Kejari Serang, Kamis (23/7/2020) terkait kasus dugaan korupsi KSO utk tambang emas di Bayah, Lebak senilai Rp 5,19 miliar. (Tribuners/Martin Ronaldo)

Berkas dan ketiga tersangka diserahkan kepada kejaksaan negeri Serang beserta barang buktinya.

Kasusnya yakni dugaan korupsi pemberian perjanjian modal kerja yang diduga melibatkan mantan Dirut BGD.

Kasus tersebut mengakibatkan kerugian negara yang mencapai Rp 5,2 miliyar.

"Ini pelimpahan perkara tahap kedua. Tiga tersangka dan barang bukti sudah kita serahkan ke kejaksaan," ujarnya saat ditemui di Kejaksaan Negeri Serang, Kamis, (23/7/2020)

Selain ketiga tersangka, kasus ini juga melibatkan SLS dari PT Satria Lautan Biru dalam hal ini sebagai pihak yang memberikan pengadaan kapal.

Halaman
12
Editor: Yulis Banten
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved