Breaking News:

4.524 Kendaraan Terjaring dalam Operasi Patuh Kalimaya 2020 di Banten

Tiga pelanggaran itu menjadi sasaran utama penjaringan Operasi Patuh Kalimaya 2020 karena menyumbang angka tertinggi

Martin Ronaldo/Tribunners
Kabag Ops Polda Banten Kompol Kamarul Wahyudi 

TRIBUNBANTEN.COM - Operasi Patuh Kalimaya Tahun 2020 yang dilakukan Polda Banten akan selesai Rabu (5/8/2020) pukul 24.00.

Dalam operasi yang digelar sejak 23 Juli 2020 itu, terdapat 4.524 kendaraan yang terjaring.

Kabag Ops Polda Banten Kompol Kamarul Wahyudi mengatakan jumlah itu terdiri atas 421 kendaraan yang terjaring Direktorat Lalu Lintas Polda Banten, 536 kendaraan terjaring Polres Serang, 562 kendaraan terjaring Polres Pandeglang, dan 454 kendaraan terjaring Polres Lebak.

“Satu kendaraan terjaring Polres Cilegon,” kata Kamarul di ruang kerjanya, Rabu.

Pelanggar terbanyak ada di wilayah hukum Polres Kabupaten Tangerang.

Menurut Kamarul, hal itu karena Kabupaten Tangerang merupakan daerah perbatasan dengan ibu kota.

"Polres Kabupaten Tangerang itu hampir 1.806 pelanggaran, baik roda dua maupun roda empat. Lalu disusul Polres Serang Kota yang menempati urutan kedua dengan 640 pelanggaran," ujarnya.

Operasi Patuh Kalimaya 2020 ini memakai sistem tematik, yaitu memperhatikan jenis pelanggaran yang paling dominan di setiap wilayah.

"Pengemudi sepeda motor yang tidak memakai helm itu paling tinggi sekitar 1.965 pelanggar, pengemudi yang tidak menggunakan safety belt sebanyak 302 pelanggar, dan yang melawan arus ada 695 pelanggar," ucap Kamarul.

Tiga pelanggaran itu menjadi sasaran utama penjaringan Operasi Patuh Kalimaya 2020 karena menyumbang angka tertinggi penyebab kecelakaan lalu lintas yang berujung pada kematian.

"Tiga hal itu yang menjadi skala prioritas kita dalam hal penindakan," katanya.

Menurut Kamarul, Operasi Patuh Kalimaya 2020 ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

Operasi sebelumnya, hampir 80 persen pelanggar ditindak di tempat.

"Dalam suasana pandemi Covid-19 memang pola saat ini yang kami lakukan adalah pembinaan sebesar 40 persen, upaya preventif 40 persen, dan penindakan 20 persen," ujarnya.

Pelaksanaan Operasi Patuh Kalimaya 2020 juga lebih menekankan kepada upaya meningkatkan dan membina keamanan berlalu lintas dalam rangka memberikan kepatuhan terhadap masyarakat dalam rangka memutus peredaran Covid-19. (tribuners/martin ronaldo pakpahan)

Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved