Breaking News:

Tarif Angkutan di Serang Naik Sepihak Hingga 100 Persen, Aisyah Terkejut Ditagih Rp40 Ribu

Alasannya karena sepinya penumpang dan minimnya pemasukan selama lebih empat bulan pandemi Covid-19.

Martin Ronaldo/Tribunners
Suasana di Terminal Pakupatam, Kota Serang Banten, Jumat (7/8/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Aisyah (27) terkejut begitu ditagih ongkos Rp40 ribu oleh kondektur saat menumpangi bis jurusan Kota Tangerang-Kota Serang, Banten pada Jumat (7/8/2020).

Sebab, sebelumnya ia hanya membayar ongkos Rp20 ribu saat menumpangi bis jurusan tersebut.

"Tadi saya kaget pas kondekturnya minta Rp40 ribu," ujar Aisyah sesaat turun dari bis tersebut di Terminal Pakupatan, Kota Serang.

Aisyah mengaku datang ke Kota Serang untuk mengurus berkas-berkas untuk melamar kerja.

Ia pun mengaku bingung karena pengeluarannya bertambah bersamaan usahanya mencari pekerjaan.

Aisyah sempat mempertanyakan kenaikan tarif bis hingga 100 persen atau 2 kali lipat yang tanpa sosialisasi itu kepada kondektur.

Kondektur tersebut menyampaikan tarif tersebut sudah naik sejak adanya pandemi Covid-19.

"Kondekturnya bilang naik sejak ada Covid-19. Tapi, saya baca di berita-berita, seharusnya kalau ada kenaikan pasti diberitahukan," keluhnya.

Dear Pemerintah Daerah, Terminal Banten Lama Banyak Sampah dan Pungli

Iswanto (40), salah seorang kondektur bis jurusan tersebut mengatakan kenaikan tarif angkutan ini dilakukan secara sepihak dari kesepakatan Perusahaan Otobus (PO) bersama para sopir dan kondektur.

Alasannya karena sepinya penumpang dan minimnya pemasukan selama lebih empat bulan pandemi Covid-19.

Halaman
12
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved