Breaking News:

Virus Corona di Banten

PAD Kota Tangerang Berkurang Rp 2 Miliar Per Hari Akibat Pandemi Covid-19

Arief mengatakan, pendapatan itu pun sudah bisa dikatakan mengalami peningkatan. Beberapa waktu lalu, PAD Kota Tangerang merosot hingga 90 persen.

Editor: Abdul Qodir
Kompas.com/Singgih Wiryono
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat ditemui di UPTD Kendaraan bermotor Jalan Daan Mogot Kota Tangerang, Rabu (19/2/2020) 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - PAD)'>Pendapatan Asli Daerah ( PAD) Kota Tangerang berkurang Rp2 miliar per hari akibat pandemi Covid-19. Dalam kondisi normal, PAD di Kota Tangerang bisa mencapai Rp 7 miliar per hari.

"Jadi kalau dulu bisa Rp 7 miliar sekarang di angka Rp 5 miliaran per hari," ujar Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat dihubungi melalui telepon, Senin (10/8/2020).

Arief mengatakan, pendapatan itu pun sudah bisa dikatakan mengalami peningkatan.

Beberapa waktu lalu, PAD Kota Tangerang'> PAD Kota Tangerang merosot hingga 90 persen.

Peningkatan tersebut, lanjut Arief, setelah para pembayar pajak diberikan insentif dan relaksasi di masa pandemi Covid-19 agar bisa membayar pajak untuk PAD Kota Tangerang'> PAD Kota Tangerang.

"Kita kasih relaksasi supaya win-win solution antara pengusaha dan pemerintah. Pengusaha bisa sedikit ringan dan pemerintah kota bisa mendorong pertumbuhan," tutur Arief.

PAD Banten Anjlok Rp2 Triliun dari Target Karena Covid-19

PAD sendiri, tutur Arief, digunakan untuk mendorong roda perekonomian di Kota Tangerang agar bisa berputar kembali di masa pandemi Covid-19.

Dia berencana memprioritaskan program modal usaha dengan PAD yang didapat Kota Tangerang saat ini.

"Kayak sekarang PAD kita salurkan untuk modal kerja dan ketahanan pangan," kata dia.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved