Breaking News:

Sopir Bajaj Hingga Pengemudi Angkot Rasakan Manfaat Program Keselamatan 2020

Provinsi Banten merupakan salah satu wilayah yang menjadi tujuan pemberian Program Keselamatan 2020 Polri

Warta Kota/Andika Panduwinata
Angkot Si Benteng mangkrak di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Rabu (8/7/2020). 

TRIBUNBANTEN, BANTEN - Program Keselamatan 2020 Polri yang diselenggarakan Korps Lalu Lintas Polri resmi berakhir.

Provinsi Banten merupakan salah satu wilayah yang disasar program tersebut.

Program Keselamatan Polri 2020 itu berupa mengadakan pelatihan keselamatan berlalu lintas dan kesehatan kepada 197.256 orang mitra lalu lintas, seperti pengemudi bus, taksi, kernet bus, tukang ojek pangkalan, hingga tukang andong dan becak.

Selain itu, bagi para penerima bantuan, juga diberikan bantuan sosial tunai selama tiga bulan terakhir sebanyak Rp600 ribu per bulan.

Suja'i, seorang sopir bajaj, merasakan manfaat dari program itu.

"Bantuan ini membantu untuk kebutuhan sehari-hari," kata dia, dalam keterangannya, Jumat (15/8/2020).

80 Angkot Mewah Ini Sudah Mangkrak Setahun di Terminal Poris Plewed Tangerang

Sementara itu, Koordinator Nasional Jaringan Islam Kebangsaan (JIK), Irfaan Sanoesi mengatakan, Program Keselamatan Polri 2020 membantu mendisiplinkan masyarakat di masa-masa sulit di tengah pendemi.

“Presiden Joko Widodo concern membuat kebijakan bagi masyarakat terdampak pendemi. Berbagai kebijakan dikeluarkan demi menjaga daya beli masyarakat tetap terjaga telah disalurkan,” ujar Irfaan, Jumat (14/8/2020).

Menurut dia, pengemudi angkutan umum merasakan dampak positif dari kegiatan itu.

"Di instansi kepolisian, Kapolri Idham Aziz menerjemahkan dengan baik kebijakan Presiden untuk membantu masyarakat terdampak. Salah satunya Program Keselamatan 2020 Polri," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved