Breaking News:

Virus Corona di Banten

Curhat Soal Kegiatan Belajar Mengajar, Gubernur Banten Wahidin Halim: Jangan Korbankan Siswa Didik

Gubernur Banten, Wahidin Halim, menyoroti kebijakan kepala daerah di wilayah Banten yang membuka kegiatan belajar mengajar secara langsung di kelas

Martin Ronaldo/Tribunners
Gubernur Banten Wahidin Halim 

TRIBUNBANTEN.COM, BANTEN - Gubernur Banten, Wahidin Halim, menyoroti kebijakan kepala daerah di wilayah Banten yang membuka kegiatan belajar mengajar secara langsung di kelas.

Menurut Wahidin Halim, kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan di kelas setelah melakukan kajian.

Wahidin Halim meminta agar jangan pelajar menjadi korban kebijakan pemerintah setempat.

"Jangan korbankan anak untuk kelas tatap muka," kata Wahidin Halim, melalui keterangan Pers yang diterima oleh para awak media, Selasa (18/8/2020).

Banten Mencapai Zona Kuning, Ini Pesan Gubernur Wahidin Halim

Penjelasan Gubernur Banten Wahidin Halim Terkait PSBB Tangerang Raya Bakal Diperpanjang

Wahidin Halim tidak sepakat adanya pemerintah di kabupaten/kota yang mengijinkan kelas tatap muka untuk tingkat SD dan SMP tanpa adanya kajian terlebih dulu terhadap situasi kasus Covid-19 daerah itu.

"Kaji dulu! Gurunya harus diswab (skrinning Covid-19), fasilitasnya, termasuk juga sistem dan kurikulumnya," ungkap Wahidin Halim.

Meskipun sudah ada kesepakatan antara sekolah dengan orang tua, namun, kata Wahidin Halim, pemerintah setempat bertanggungjawab terhadap pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.

Sampai saat ini, Wahidin Halim, menjelaskan, kondisi masih tidak normal atau abnormal.

Gubernur Banten Wahidin Halim
Gubernur Banten Wahidin Halim (Tribuners/Martin Ronaldo)

"Situasi seperti saat ini dulu saya alami pada tahun 1966. Karena kondisi politik di Indonesia mengharuskan kegiatan belajar di rumah. Jangan sampai berdampak," jelas Wahidin Halim.

Oleh sebab itu, jajaran Pemerintah Provinsi Banten masih menahan diri dan akan membuka kembali sekolah ditingkat kewenangan Provinsi pada bulan Desember mendatang.

"Kalau kita tidak taat, ini kan kebijakan nasional. Untuk SMA, SMK, dan SKh yang menjadi kewenangan Provinsi Banten kemungkinan dibuka pada bulan Desember," ungkap Wahidin Halim.

(Martin Ronaldo Pakpahan)

Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved