Breaking News:

Puluhan Lapak Pedagang di Pasar Rau di Tertibkan

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang, Kusna Ramdani, menjelaskan alasan penertiban puluhan lapak pedagang di sekitar Pasar Rau

istimewa
Pemerintah Kota Serang bersama dengan Kodim 0602/Serang melakukan penerbitan puluhan lapak pedagang 

TRIBUNBANTEN, SERANG - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang, Kusna Ramdani, menjelaskan alasan penertiban puluhan lapak pedagangdi sekitar pasar Rau, Kota Serang.

Menurut Kusna Ramdani, upaya penerbitan itu dilakukan untuk menata pedagang di pasar Rau.

"Kami murni melakukan penertiban di pasar Rau yang keberadaannya telah melanggar Perda K3," ujar Kusna Ramdani, melalui sambungan telepon, Rabu (19/8/2020).

Hari Pertama Sekolah di Kota Serang Dibuka, Wakil Wali Kota Sidak SD dan SMP, Ini Temuannya

Dua Hari Berturut-turut Jumlah Kasus Baru Covid-19 di Kota Serang Terus Bertambah

Pada Rabu kemarin, Pemerintah Kota Serang bersama dengan Kodim 0602/Serang melakukan penerbitan puluhan lapak pedagang.

Lapak tersebut berada di sekitaran terminal Cangkring, yang dulu penertibannya sempat ditolak oleh pedagang dan ormas.

Sepanjang jalan terminal Cangkring dan lingkar pasar Rau, lapak pedagang yang biasanya memenuhi sisi kiri dan kanan jalan kini telah dirubuhkan. Di beberapa titik masih terlihat puing lapak yang ditertibkan.

Pasangan selingkuh di hotel ditangkap Satpol PP Kota Tangerang, Selasa (7/4/2020)
Pasangan selingkuh di hotel ditangkap Satpol PP Kota Tangerang, Selasa (7/4/2020) (istimewa)

Kusna Ramdani menjelaskan, para pedagang yang telah ditertibkan telah diminta pindah berdagang ke dalam pasar Rau.

Sehingga, kata Kusna Ramdani, tidak ada lagi pedagang yang mendirikan lapak di tempat yang dilarang oleh aturan.

"Kami telah pindahkan para pedagang ke dalam pasar. Nanti kami akan melakukan patroli secara rutin agar mereka tidak membandel kembali berjualan di jalanan," ungkap Kusna Ramdani.

5 Pasangan Bukan Suami Istri Langsung Diangkut Satpol PP Kota Tangsel

Kepergok Sedang Mesum Saat Razia Satpol PP Tangsel, Ini Hukumannya

Apabila masih ada pedagang yang membuka lapak di pinggir jalan lagi, maka Kusna Ramdani, tidak akan segan-segan membongkar lapak tersebut dan memproses secara hukum.

"Kan bisa dilakukan tindak pidana ringan (Tipiring). Kalau tidak kami langsung bongkar saja itu lapaknya. Pokoknya tidak boleh ada lagi yang membuat lapak disana, kami bongkar," tambah Kusna Ramdani.

(Martin Ronaldo Pakpahan)

Editor: Glery Lazuardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved