Breaking News:

Prostitusi Terselubung

Langgar Aturan PSBB Tiga Panti Pijat di Kabupaten Tangerang Disegel

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengungkap panti pijat yang beroperasi di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di masa pandemi Covid-19

istimewa
Satpol PP Kabupaten Tangerang yang menyegel tiga panti pijat yang nekat beroperasi di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Tangerang, Minggu (23/8/2020) malam. 

TRIBUNBANTEN, TANGERANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang mengungkap panti pijat yang beroperasi di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di masa pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Tangerang, Sumartono, mengatakan pengelola panti pijat itu mencoba mengelabui petugas dengan cara menutup rapat-rapat pintu masuk.

"Beroperasi secara terselubung atau berlindung dengan teknik tutup, tetapi ada beroperasi atau menerima tamu. Petugas pengawasan tidak memaksa membuka (pintu)," kata Sumartono saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2020).

Satpol PP Kabupaten Tangerang Bubarkan Muda-mudi yang Asyik Nongkrong

Setelah dilakukan pengungkapan, diketahui, di area panti pijat itu menjadi tempat pertemuan wanita penghibur dan pria hidung belang.

Akhirnya, Satpol PP melakukan penyegelan Kabupaten Tangerang pada Minggu (23/8/2020) malam.

Para muda-mudi asyik nongkrong di Alun-alun Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang pada Sabtu (21/3/2020) malam.
Para muda-mudi asyik nongkrong di Alun-alun Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang pada Sabtu (21/3/2020) malam. (Wartakotalive.com/Andika Panduwinata)

"Kami mendapatkan informasi bila ada sejumlah tempat panti pijat yang buka di tengah PSBB, dan kami langsung lakukan pengecekan ke lokasi. Saat di cek, memang betul kalau lokasi itu buka, hingga akhirnya kita lakukan tindakan tegas," ujarnya.

5 Pasangan Bukan Suami Istri Langsung Diangkut Satpol PP Kota Tangsel

Menurut dia, upaya penegakan hukum itu sudah sesuai dengan standar operasional prosedur terutama dalam aturan PSBB.

Aturan itu berupa Peraturan Bupati Tangerang Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pembahan Kedua atas Peraturan Bupati Tangerang Nomor 36 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Percepatan Penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) wilayah Kabupaten Tangerang.

"Ini sudah sesuai SOP, di mana tahapannya kita imbau dan tegur, lalu karena masih membandel kita langsung segel hingga mencabut izin operasional," tegas Sumartono.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, panti pijat yang berada di kawasan Panongan tersebut selalu beroperasi malam hari.

Halaman
12
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved