Breaking News:

Pilkada Kabupaten Serang

Bawaslu Undang Lagi Bupati Serang, Tim Bupati: Sah-sah Saja Bupati Pakai Baju Apa Saja saat Dinas

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Serang mengundang kembali Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah untuk melakukan klarifikasi

Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyerahkan surat keputuasan dukungan PAN kepada calon Bupati Serang petahana Ratu Tatu Chasanah di rumah Zulkifli Hasan di Jakarta, Kamis (6/8/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Kabupaten Serang mengundang kembali Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah untuk melakukan klarifikasi.

Klarifikasi terkait laporan PAC Partai Demokrat, Kecamatan Ciomas yang menyebut para pejabat tidak memakai seragam dinas saat melakukan kegiatan dinas di SDN Citiis pekan lalu.

"Mudah-mudahan besok (hari ini) bisa memenuhi undangan kita untuk proses klarifikasi," jelas Ketua Bawaslu Kabupaten Serang, Yadi, Senin (24/8/2020).

Ini Tiga Jagoan PPP untuk Pilkada Kabupaten Serang Cilegon dan Tangsel, Ada Tugas Tambahan

Kemarin, Bawaslu telah meminta keterangan terhadap Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, Camat Pabuaran,Kepala UPTD SDN Cilongok dan SDN Citiis.

Staf Khusus Bupati Serang, Amrin menjelaskan, laporan mengenai bupati yang tidak menggunakan pakaian dinas tidak menjadi persoalan yang amat serius.

Menurutnya, sah-sah saja apabila Bupati ingin menggunakan baju apa saja saat melakukan kegiatan kerja.

"Ya ibu (Bupati) kalau mau makai baju apapun tidak menjadi persoalan, kadang ibu makai baju batik, baju putih, kan tidak salah," jelas Amrin.

Demokrat Pilih Wajah Baru di Pilkada Kabupaten Serang, Tapi Balik Badan ke Petahana di Pandeglang

Sebelumnya, kuasa hukum PAC Partai Demokrat Kecamatan Ciomas, Ferry pada Jumat (21/8/2020) telah melaporkan Bupati dan Wakil Bupati Serang, serta beberapa pejabat yakni Camat Pabuaran, Bupati dan Wakil Bupati Serang, Kepala UPTD SDN Cilongok dan SDN Citiis.

Terlapor melaporkan para pejabat tersebut dengan dugaan melanggar ketentuan UUD 10 tahun 2016 tentang Pilkada pasal 71 ayat (1) dan ayat (3) kepada Bawaslu Kabupaten Serang karena tak mengenakan seragam dinas saat melakukan kegiatan dinas.

Ketua Bawaslu Kabupaten Serang, Yadi menjelaskan jika pihaknya telah mengklarifikasi Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa, Camat Pabuaran, Kepala UPTD SDN Cilongok dan SDN Citiis.

"Iya sudah kita periksa semua saksi. Untuk Bupati sudah kita layangkan surat undangan kedua," ucapnya saat ditemui di kantor Bawaslu Kabupaten Serang, Senin (24/8/2020).

Yadi mengungkapkan jika pada undangan klarifikasi pertama, Bupati tak dapat hadir dan diwakilkan kuasa hukum.

Golkar akan Sanksi Nasrul Ulum Jika Maju Pilkada Kabupaten Serang dari Gerindra

Namun sesuai perundang-undangan,maka terlapor harus mengklarifikasi sendiri.

Menurut Yadi, laporan ditindaklanjuti dengan mekanisme-mekanisme yang tepat dan akurat.

"Mengenai hasil pemeriksaan nantinya akan diputuskan pasca pleno, yang jelas dalam waktu 5 hari ini proses pendalaman informasi tersebut," ungkapnya.

Mengenai klarifikasi terhadap Wakil Bupati, Pandji Tirtayasa, yang bersangkutan sangat kooperatif dalam menjawab setiap pertanyaan.

"Tadi 19 pertanyaan kurang lebihnya kita tanyakan terkait laporan yang dilaporkan oleh pelapor, dan beliau sangat kooperatif," tegasnya.

(Martin Ronaldo Pakpahan)

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved