Breaking News:

Virus Corona

29 Daerah di Indonesia Masuk Zona Merah Covid-19, NTT Kategori Risiko Rendah, Bagaimana Penanganan?

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 memetakan peta risiko Covid-19. NTT menjadi provinsi yang masuk risiko rendah Covid-19.

freepik
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUNBANTEN, MANGGARAI - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 memetakan peta risiko Covid-19 di Indonesia.

Berdasarkan data yang dihimpun dari laman covid19.go.id, tercatat daerah yang masuk risiko tinggi atau zona merah sebanyak 29 daerah (5,64 persen), risiko sedang atau zona oranye sebanyak 237 daerah (46,11 persen, risiko rendah atau zona kuning sebanyak 174 daerah (33,85 persen), tidak ada kasus 42 daerah (8,17 persen), dan tidak terdampak 32 daerah (6,23 persen).

Sebanyak 29 daerah masuk kategori zona merah, yaitu Kota Medan, Kota Binjai, Dair, Deli Serdang, Lubuklinggau, Kota Bitung, Gowa, Kota Ambon, Kota Tanjung Pinang, Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kota Palangkaraya, Barito Timur, Barito Kuala, Banjar, Kota Banjarmasin, Kotabaru, Tanah Bumbu, Hulu Sungai Tengah, Sidoarjo, Kota Surabaya, Kota Depok, Gorontalo, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Karangasem, Aceh Besar, Aceh Selatan.

Berdasarkan data per 19 Agustus 2020 ada 15 provinsi dengan rata-rata di atas kesembuhan nasional diangka 68,6% dan dunia 67,7%. Diantaranya Bangka Belitung (93,06%), Kalimantan Barat (90,71%), Kalimantan Utara (99,58%), Bali (87,7%), Sulawesi Tengah (86,4%), Maluku Utara (85,51%), NTT (83,54%), Lampung (81,63%), Papua Barat (80,44%), Jawa Timur (77,32%), Gorontalo (76,94%), Kalimantan Tengah (75,73%), Sulawesi Selatan (72,68%), Sulawesi Tenggara (69,76%) dan Banten (68,64%).

Jika, berbicara di tingkat provinsi, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi provinsi yang masuk risiko rendah Covid-19. Terdapat 10 kota/kabupaten yang masuk kategori risiko rendah tersebut.

Sebanyak 10 kota/kabupaten tersebut, yaitu Manggarai, Kupang, Sumba Barat Daya, Ende, Manggarai Barat, Kota Kupang, Sikka, Sumba Barat, Nagekeo, dan Lembata.

Bagaimana cara Kota/Kabupaten di NTT untuk menjaga agar wilayah tidak terdampak Covid-19?

Kapolres Manggarai Barat (Mabar), AKBP Bambang Hari Wibowo, menjelaskan pihaknya memerintahkan jajaran Polsek dan anggota Bhabinkamtibmas proaktif menyosialisasikan dan mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah masing-masing.

“Terapkan protokol kesehatan di lingkungan kerja Mako Polri hingga jajaran Polsek, terutama ruang pelayanan publik. Protokol kesehatan harus benar-benar diatensi dan dilaksanakan,” kata Bambang, dalam keterangannya, Rabu (26/8/2020).

238 Karyawan Pabrik LG Electronics di Jabodetabek Ini Tertular Covid-19, Ini Awal Mulanya

Instruksi itu sesuai arahan Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Idham Azis yang disampaikan melalui video conference yang dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Gatot Eddy Pramono.

Halaman
123
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved