Breaking News:

Asupan Tersendat, Anak Muda Ini Sebar Video Porno Siswi SMP ke Medsos, Ini Cerita Lengkapnya

Rayuan RK membuat JL bersedia mengirimkan sejumlah foto dan video tanpa busana dirinya.

Tribuners/Martin Ronaldo Pakpahan
Petugas kepolisian menunjukkan tersangka dan barang bukti kasus penyebaran video porno di Mapolda Banten, Kota Serang, Rabu (26/8/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - RK, 22 tahun, mengenakan baju tahanan, tangan terborgol kabel ties dan penutup wajah, hanya bisa tertunduk dan diam saat dihadikan dalam jumpa pers penungkapan kasus penyebaran konten pornografi di Mapolda Banten, Kota Serang, Rabu (26/8/2020).

Dia belum lama ditangkap polisi gara-gara dilaporkan menyebarkan foto dan video porno siswi SMP sekaligus teman di media sosialnya.

Direktur Reskrimsus Polda Banten Kombes Pol Nunung Syaifuddin menjelaskan kronologi kasus pidana yang dilakukan RK kepada wartawan.

Mulanya, RK (22 th) berkenalan dengan JL, siswi SMP berusia 14 tahun di media sosial Facebook.

Komunikasi dan bujuk rayu dilakukan RK kepada JL hingga berhasil mendapat nomor telepon sekaligus nomor Whatsapp (WA) sang korban.

Rayuan RK membuat JL bersedia mengirimkan sejumlah foto dan video tanpa busana dirinya.

Namun, petugas tidak menjelaskan rayuan seperti yang diberikan RK kepada JL.

"Pelaku tidak mengkomersilkan hasil kejahatannya. Hanya untuk kebutuhan pribadi. Melihat foto atau video korban dan melakukan seks sendiri atau onani," ungkapnya.

Pada suatu ketika, JL tak lagi mengirimkan foto dan video porno terbaru dirinya kepada RK.

Lantas, RK kesal hingga akhirnya memutuskan menyebarkan foto dan video porno JL yang diterima sebelumnya ke media sosial.

Halaman
12
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved