Breaking News:

WNI Tewas Ditembak Aparat Malaysia Diduga Gara-gara Burung

Arbaribi mengatakan, warga Bintan yang meninggal atas nama Firman Bahtiar Amin (37).

Tribun Jambi dan Tangkapan Layar Facebook Penggemar Kicau Mania
Ilustrasi penyelundupan burung Murai Batu dari Malaysia. 

TRIBUNBANTEN.COM – Seorang WNI asal Bintan, Kepulauan Riau, tewas ditembak saat berada di Malaysia.

Warga Indonesia tersebut ditembak saat Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) menggagalkan penyelundupan burung murai pada Senin (24/8/2020) dini hari.

Seorang warga Bintan tersebut adalah bagian dari para pelaku penyelundupan burung tersebut.

Dia diduga melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Kapolsek Bintan Utara Kompol Arbaridi Jumhur membenarkan informasi tersebut.

Arbaridi menjelaskan bahwa warga yang tewas tersebut merupakan warga Kampung Bugis, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Kepri.

“Pihak keluarga membenarkan bahwa ada kerabatnya yang meninggal saat akan melakukan penyelundupan burung murai di perairan Malaysia,” kata Arbaribi saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2020).

 

Viral, Stasiun Tv Korea Beberkan Jenazah ABK Indonesia Dibuang ke Laut dari Kapal China

Arbaribi mengatakan, warga Bintan yang meninggal atas nama Firman Bahtiar Amin (37).

Informasi ini juga dibenarkan oleh orangtua korban, Syukuri (60).

Pihak keluarga berharap jenazah bisa dipulangkan ke Bintan.

Berdasarkan keterangan orangtua, korban meninggalkan rumahnya di Kampung Bugis sekitar pada Minggu (23/8/2020) malam, bersama dua orang temannya.

Adapun, kepergian Firman ke Malaysia untuk bisnis dan mengantar pesanan burung murai.

“Keterangan dari pihak keluarga, yang meninggal hanya Firman, sementara dua orang lagi masih hidup, namun ditahan di Malaysia,” kata Arbaribi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang WNI Tewas Ditembak Aparat di Malaysia, Ini Dugaan Penyebabnya",

Editor: Abdul Qodir
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved