Breaking News:

Laporan PAC Demokrat Ciomas Soal Ratu Tatu Tidak Dilanjutkan, Bawaslu Kabupaten Serang Ungkap Alasan

Tiga laporan PAC Partai Demokrat Kecamatan Ciomas mengenai aktivitas Bakal Calon Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah tidak dilanjutkan.

Tribuners/Martin Ronaldo
Bawaslu RI melakukan kunjungan kerja ke Bawaslu Kabupaten Serang guna persiapan pelaksanaan pilkada serentak 2020 mendatang, Senin (20/7/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Tiga laporan PAC Partai Demokrat Kecamatan Ciomas mengenai aktivitas Bakal Calon Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah tidak dilanjutkan.

Tiga laporan tersebut, yaitu Ratu Tatu selaku petahana di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 melakukan sosialisasi keberhasilan program-program pembangunan.

Namun, di sosialisasi itu, petahana tidak menggunakan pakaian resmi dinas sebagai Bupati dan Wakil Bupati, sedangkan program yang disosialisasikan adalah program Pemerintah Kabupaten Serang.

Keputusan untuk tidak melanjutkan perkara itu diputuskan di Rapat Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

Ratu Tatu Chasanah mendapatkan Surat Rekomendasi dukungan dari DPP Nasdem dan di sampaikan langsung oleh Ketua DPW Nasdem Banten di sekretariat DPW Nasdem Banten, Selasa, (16/6/2020)
Ratu Tatu Chasanah mendapatkan Surat Rekomendasi dukungan dari DPP Nasdem dan di sampaikan langsung oleh Ketua DPW Nasdem Banten di sekretariat DPW Nasdem Banten, Selasa, (16/6/2020) (Tribuners/Martin Ronaldo)

Komisioner Bawaslu Kabupaten Serang, Ari Setiawan, mengungkapkan alasan mengapa penanganan laporan itu dihentikan.

Menurut dia, pada saat Ratu Tatu melakukan sosialisasi tidak ada pasangan calon kepala daerah.

Sehingga, kata dia, setelah dilakukan rapat Gakkumdu yang didalamnya ada Bawaslu Kabupaten Serang, pihak Kepolisian dan Kejaksaan, dikeluarkan status laporan oleh Bawaslu yang menyatakan laporan tidak dapat ditindaklanjuti karena ada unsur yang belum terpenuhi.

"Berbicara berpengaruh atau tidak pada pencalonan, itu tergantung dari putusan. Sementara putusan hari ini (kemarin, red) yang sampaikan oleh Gakkumdu dinyatakan tidak terpenuhi unsur, artinya tidak terbukti untuk dugaan pasal 71 ayat satu (1) dan ayat tiga (3)," kata dia, Kamis (27/8/2020).

Bawaslu Undang Lagi Bupati Serang, Tim Bupati: Sah-sah Saja Bupati Pakai Baju Apa Saja saat Dinas

Dia menjelaskan, pasal 71 ayat satu (1) atau ayat dua (2) ada unsur pasangan calon, dan itu tidak bisa terpenuhi. Kalau bicara calon itu, kan harus sudah ada pendaftaran, atau bahasanya di undang-undang itu calon adalah yang mendaftar atau didaftarkan ke KPU.

Menurut dia, Bawaslu tidak mengenal ada bahasa bakal calon. Karena di Undang-undang hanya dikenal bahasa 'calon'.

Halaman
12
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved