Breaking News:

Ombudsman Turun Tangan di Perkara Penyandang Disabilitas yang Jadi Korban Pengeroyokan di Pandeglang

Ombudsman RI Perwakilan Banten akan membantu menyelesaikan permasalahan yang dialami seorang penyandang disabilitas di wilayah Banten.

Editor: Glery Lazuardi
Net
Ilustrasi penganiayaan 

Sebelumnya, hampir lima bulan berlalu, Polsek Cadasari belum dapat menetapkan tersangka dan menangkap para pelaku pengeroyokan salah sasaran yang menimpa penyandang disabilitas bernama Anta (20) di Desa Sukajaya Kabupaten Pandeglang.

Terkini, hasil penyelidikan sementara polisi setempat menyimpulkan Anta selaku korban mengalami gangguan jiwa sehingga sulit meminta keterangan terhadap korban.

"Anta (korban) itu tepatnya gangguan jiwa ya, bukan disabilitas. Kami sudah periksa dan bawa ke psikiater. Hasilnya itu gangguan jiwa berat," kata Kanit Reskrim Polsek Cadasari Aiptu Aap saat dihubungi, Kamis (20/8/2020).

Ia menjelaskan pihaknya telah tiga melakukan gelar perkara. Namun, belum ada titik terang mengenai pihak yang dapat ditetapkan sebagai tersangka.

Jengkel Perwal Disabilitas Belum Juga Jadi, Wali Kota Serang Bakal Tegur Dinsos

Perkembangan penanganan kasus tersebut juga diinformasikan Polsek Cadasari dengan mengirimkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) kepada keluarga korban selaku pelapor.

Aap menjelaskan panjang lebar mengenai kesulitan teknis pengungkapan kasus ini.
Di antaranya karena kasus ini melibatkan individu dan sekelompok orang, bukan antar-individu.

"Kalau antar-kampung itu biasanya lebih mudah untuk diungkap karena dapat dimintai keterangan. Sedangkan kasus Anta itu berbeda dari yang biasanya," kata dia.

Sejumlah kaum disabilitas yang tergabung dalam Gerakan Aksesbilitas Umum Nasional (GAUN) menggelar aksi susur trotoar di sepanjang Jalan Sabang, Thamrin, ke arah Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat.
Sejumlah kaum disabilitas yang tergabung dalam Gerakan Aksesbilitas Umum Nasional (GAUN) menggelar aksi susur trotoar di sepanjang Jalan Sabang, Thamrin, ke arah Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat. (Kompas.com/Garry Lotulung)

Bahkan, menurut dirinya kasus Anta ini sangat menghabiskan waktu dan tenaga dirinya karena dilakukan secara ektra.

"Sampai jam 11 malam, bahkan saya pernah memeriksa orang 1X24 jam karena untuk mencari duduk permasalahan dan ingin mengetahui kejadian sebenarnya," ujarnya.

Namun, jika tak kunjung menemui titik terang, Polsek Cadasari akan melimpahkan kasus ini ke Polres Polres Pandeglang agar dapat penanganan dengan sumber daya lebih baik.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved