Breaking News:

Lurah Benda Baru

Berstatus Tersangka, Lurah Benda Baru Saidun Masih Aktif Bekerja, Bakal Dijerat Sanksi Disiplin

Saidun, masih aktif menjabat sebagai Lurah Benda Baru. Padahal,Saidun sudah berstatus sebagai tersangka merusak fasilitas SMA Negeri 3 Kota Tangsel

Warta Kota/Rizki Amana
Lurah Benda Baru, Pamulang, Saidun usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Mapolsek Pamulang dalam perkara perusakan disertai ancaman di SMAN 3 Tangsel. 

TRIBUNBANTEN, TANGSEL - Saidun, masih aktif menjabat sebagai Lurah Benda Baru.

Padahal, Saidun sudah berstatus sebagai tersangka.

Saidun disangkakan melakukan perusakan fasilitas SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan.

"Iya masih (aktif menjabat Lurah Benda Baru-red)," kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Kota Tangerang Selatan (BKPP Kota Tangsel), Apendi saat dikonfirmasi, Tangsel, Kamis (27/8/2020).

Ditetapkan Sebagai Tersangka,Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Minta Lurah Saidun Tetap Bekerja

Status Saidun masih aktif, karena belum ada sanksi dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan terhadap yang bersangkutan.

Apendi menjelaskan, pihaknya sedang menyusun hasil penyelidikan terkait insiden perusakan fasilitas sekolah yang dilakukan Saidun.

Saidun, Lurah Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) terlihat tanpa beban usai diperiksa tim penyidik di Mapolsek Pamulang, Selasa (28/7/2020).
Saidun, Lurah Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) terlihat tanpa beban usai diperiksa tim penyidik di Mapolsek Pamulang, Selasa (28/7/2020). (TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir)

Menurut dia, langkah itu dilakukan guna menyelidiki pelanggaran kode etik yang dilakukan Saidun dalam perkara penitipan calon siswa hingga berujung perusakan fasilitas SMAN 3 Kota Tangsel.

"Pada hari Selasa, tanggal 25 Agustus 2020, sudah dilakukan pemeriksaan oleh tim, dan sedang disusun rekomendasi hukuman disiplinnya untuk ditetapkan pada yang bersangkutan," jelasnya.

Lurah Benda Baru Saidun Ditetapkan Sebagai Tersangka, Apa Kesalahannya?

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Provinsi Banten, Dedy Irsan meminta agar Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel menonaktifkan Saidun sebagai Lurah Benda Baru.

Menurutnya penonaktifan hanya diberlakukan sementara waktu hingga proses penyelidikan terkait pelanggaran kode etik Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat disimpulkan.

Halaman
12
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved