Breaking News:

Virus Corona

BREAKING NEWS: Novel Baswedan Positif Covid-19, Langsung Isolasi

Ali Fikri mengatakan, terhadap beberapa pegawai KPK yang terpapar Covid-19, termasuk Novel Baswedan, sudah dilakukan langkah-langkah mitigasi

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Penyidik KPK Novel Baswedan tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018). Novel kembali ke Indonesia setelah sepuluh bulan menjalani operasi dan perawatan mata di Singapura akibat penyerangan air keras terhadap dirinya. 

TRIBUNBANTEN,COM - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan terinfeksi virus Corona (Covid-19).

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri mengatakan Novel diketahui terpapar Covid-19 usai menjalani swab test bersama pegawai KPK lainnya, Kamis (27/8/2020).

"Benar, informasi yang kami terima merupakan salah satu penyidik yang berdasarkan test swab diketahui positif Corona," kata Ali saat dikonfirmasi, Jumat (28/8/2020).

Ali Fikri mengatakan, terhadap beberapa pegawai KPK yang terpapar Covid-19, termasuk Novel Baswedan, sudah dilakukan langkah-langkah mitigasi dengan dilakukan isolasi mandiri.

"KPK juga telah berkoordinasi dan bekerja sama dengan layanan medis terdekat dari tempat tinggal pegawai untuk dilakukan pemantauan lebih lanjut dalam proses pemulihannya," ujarnya.

 

Meninggal Dunia, Jaksa Kasus Penganiayaan Penyidik KPK Novel Baswedan Dimakamkan di TPU Jombang

Terungkap di Persidangan, Penyerang Novel Baswedan Dapat Asam Sulfat di Pul Mobil Gegana Brimob

Ilustrasi petugas tengah mengambil sampel swab.
Ilustrasi petugas tengah mengambil sampel swab. (KOMPAS.COM/FARIDA)

Diberitakan sebelumnya, KPK menggelar tes swab PCR kepada para pegawai KPK hingga penyidik di Direktorat Penyidikan Kedeputian Penindakan, pada Kamis (27/8/2020).

Pelaksanaan tes swab ini dilakukan melalui poliklinik KPK dan RSPAD Gatot Subroto bertempat di Gedung Juang KPK, Jakarta.

Menurut Ali, langkah ini dilakukan guna meminimalisir penyebaran wabah Covid-19 di lingkungan KPK.

"Dan memastikan aktifitas kerja penanganan perkara tindak pidana korupsi tetap berjalan mengingat ada batasan waktu sebagaimana tersebut di dalam ketentuan UU," kata Ali dalam keterangannya, Kamis (27/8/2020).

Halaman
12
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved