Breaking News:

Virus Corona di Banten

Tak Pakai Masker, Pengendara Sepeda Motor di Kota Serang Disuruh Pilih Nyanyi, Nyapu atau Push Up

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang menegakkan aturan penggunaan masker kepada warga

TRIBUNNERS/(Martin Ronaldo Pakpahan)
Seorang pria diminta untuk push up pada saat penertiban masker di Kota Serang, Rabu (2/9/2020) 

Laporan Wartawan Tribunbanten.Com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang menegakkan aturan penggunaan masker kepada warga.

Apabila melanggar aturan, maka warga akan dijerat sanksi sosial. Apa sanksi sosial yang akan diterapkan?

Bagi para pelanggar, mereka dapat memilih sanksi sosial mulai dari menyapu, menyanyi dan pushup.

"Kami terapkan sanksi sosial berupa menyapu, menyanyi dan pushup. Mereka tinggal pilih sendiri," ujar
Kepala Satpol-PP Kota Serang, Kusna Ramdani saat ditemui pada kegiatan penertiban di sekitaran Pasar Lama, Kota Serang, Rabu (2/9/2020).

Lima OPD di Pemerintahan Kota Serang Tak Capai Target Sasaran Penyerapan Anggaran

3 Siswa Covid-19, Wali Kota Serang: Kalau Banyak yang Terpapar Baru Disetop

Di kegiatan penertiban itu, puluhan pengendara sepeda motor di Kota Serang terjaring.

Para pengendara motor itu terjaring lantaran tidak menggunakan masker pada saat mengendarai sepeda motor miliknya.

Kusna Ramdani menjelaskan kegiatan penertiban itu merupakan tindak lanjut dari penerapan wajib menggunakan masker di Provinsi Banten.

"Kami laksanakan sanksi sosial. Sanksi pertama berubah teguran sudah, lalu tertulis juga sudah," ujarnya.

Dia menjelaskan, sanksi ini dibuat berbeda agar masyarakat tidak merasa takut dan agar masyarakat tidak mengulangi kesalahan.

Halaman
12
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved