Breaking News:

Kabar Terbaru, NPWP dan NIK Segera Digabung, Nantinya Terintegrasi dengan Seluruh Data Akun Penduduk

Bahkan, nantinya NIK terintegrasi dengan seluruh data akun penduduk, terutama yang berada dalam layanan pemerintah.

Indonesia.go.id
Ilustrasi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Rencana penggabungan NPWP dengan NIK sudah dalam peta jalan menurut Kementerian Keuangan. 

TRIBUNBANTEN.COM - Penggabungan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sudah dalam peta jalan Kementeriam Keuangan (Kemenkeu).

Hal itu sesuai dengan rencana pemerintah dalam menerapkan nomor identitas tunggal atau Single Identity Number (SIN).

Saat ini pembahasan terus dilakukan untuk mencapai hal tersebut.

 

"Ini sudah menjadi bagian peta jalan, pembahasan dan rancangan kebijakan juga selaras dengan itu," ujar Staff Khusus Kementerian Keuangan Yustinus Prastowo saat dihubungi, Rabu (2/9).

Bila hal itu dilakukan, nantinya NPWP dan NIK hanya akan menggunakan satu nomor akun, yakni NIK saja.

Bahkan, nantinya NIK terintegrasi dengan seluruh data akun penduduk, terutama yang berada dalam layanan pemerintah.

Bisa Urus KTP Lewat WhatsApp di Kabupaten Tangerang, Catat Nomornya

 

Yustinus menyampaikan bila hal itu digabungkan akan membuat pengawasan pahak semakin efektif.

Dengan begitu, nantinya wajib pajak bisa dipantau dengan mudah.

"Jika NIK dan NPWP diintegrasikan, akan sangat bagus untuk adminstrasi yang efisien dan pengawasan yang efektif," terang Yustinus.

Layanan SIM Sementara Ditutup, Bagaimana Jika Masa Berlaku Habis?

 

Sebelumnya Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh juga mengungkapkan hal serupa.

Nantinya pendataan pajak lebih mudah karena mengetahui perpindahan wajib pajak.

Hingga saat ini persiapan SIN masih dalam pengumpulan dan pengintegrasian data. Namun nomor akun masih berbeda dalam setiap akun layanan.

Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul Kemenkeu pastikan penggabungan NPWP dan NIK dalam pembahasan

Editor: Abdul Qodir
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved