Breaking News:

Pilkada Kota Cilegon

Rekomendasi DPP PDI Perjuangan di Pilkada Kota Cilegon, Pasangan Helldy-Sanuji Berpotensi Berubah

Bakal pasangan calon kepala daerah untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 di Kota Cilegon, Helldy Agustian-Sanuji Pentamerta berpotensi berubah.

istimewa
Pasangan bakal calon Walikota-Wakil Walikota Cilegon, Helldy Agustian dan Sanuji Pentamerta mendapatkan restu dari Partai Berkarya untuk maju di Pilkada Kota Cilegon 

Laporan Dari Wartawan Tribunbanten.Com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Bakal pasangan calon kepala daerah untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 di Kota Cilegon, Helldy Agustian-Sanuji Pentamerta berpotensi berubah.

Pasalnya, Dewan Perwakilan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menerbitkan surat rekomendasi untuk Pilkada Kota Cilegon.

Rujuk dengan Partai Berkarya, Helldy Agustian-Sanuji Pentamerta Mantap Menuju Pilkada Kota Cilegon

Diduga Deklarasi Dukungan di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Cilegon, Sekda Diperiksa Bawaslu

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keputusan DPP PDI Perjuangan itu tertuang di surat nomor 2097/IN/DPP/VIII/2020 tertanggal 29 Agustus 2020 lalu.

Di surat itu bertuliskan Helldy Agustian sebagai Bacalon Walikota Cilegon dan Reno Yanuar sebagai Bacalon Wakil Walikota Cilegon.

Keberadaan surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto itu sudah dikonfirmasi kepada Wakil Ketua DPC PDIP Cilegon, Amrie Wardhana.

Wakil Ketua DPC PDIP Cilegon, Amrie Wardhana, menjelaskan keputusan dari DPP akan ditindaklanjuti oleh Bacalon yang telah ditetapkan dalam surat rekomendasi DPP PDIP.

"Iya dong, karena kan Reno merupakan petugas partai maka sudah menjadi kewajiban bagi (Reno Yanuar,-red) sebagai petugas partai wajib hukumnya untuk menjalankan surat rekomendasi atau B1 KWK dari DPP," ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Rabu (2/9/2020).

Walaupun sebelumnya Helldy Agustian dipasangkan dengan Sanuji Pentamerta, dia menjelaskan, maka menurutnya wajib hukumnya juga Helldy mengikuti aturan dari surat B1 KWK dari DPP Berkarya.

"Iya Helldy juga harus mematuhi patsun dari partainya. Kalo B1 KWK nya kan nanti akan keluar dari partainya Helldy Agustian dan Reno Yanuar," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved