Breaking News:

Pilkada Kabupaten Pandeglang

Bawaslu Telusuri Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Bacalon Bupati Pandeglang Irna Narulita

Bawaslu Kabupaten Pandeglang akan menelusuri program kerja Bacalon Bupati Pandeglang, Irna Narulita

TRIBUNBANTEN/RIZKIASDIARMAN
Komisioner Bawaslu Pandeglang, Karsono, saat di temui di KPU Pandeglang, Jumat (04/09/2020). 

Laporan wartawan tribunbanten.com, Rizki Asdiarman

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Bawaslu Kabupaten Pandeglang akan menelusuri terkait dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Irna Narulita, Bupati Pandeglang. 

Irna Narulita mencalonkan diri sebagai bakal calon Bupati Pandeglang. Namun, selama beberapa kurun waktu terakhir, dia melakukan upaya pemberian 6 unit ambulans ke sejumlah puskesmas di Kabupaten Pandeglang dan memberikan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian untuk pegawai honorer.

"Kami akan menelusuri apakah ada unsur menguntungkan atau tidak, penyalahgunaan wewenang atau tidak. Semuanya itu akan kami cek di lapangan," kata Anggota Bawaslu Pandeglang, Karsono, di temui di KPU Pandeglang, Jumat (04/09/2020).

Detik Terakhir, Gerindra Ubah Haluan, Dukung Pasangan Petahana untuk Pilkada Pandeglang

Pemkab Pandeglang Beri Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian untuk Pegawai Honorer

Dia menjelaskan, dugaan pemberian 6 Unit Ambulans ke beberapa Puskesmas yang dilakukan Irna sebagai Calon Bupati Pandeglang itu akan ditinjau.

Apabila terbukti ditemukan pelanggaran, maka pihaknya akan memproses berdasarkan ketentuan perundang-undangan.

"Kami akan melakukan penelusuran, sekaligus berjalannya waktu Bawaslu akan membuka ruang kepada masyarakat untuk mengadukan tindakan yang salah," ujarnya.

Namun, lanjutnya, mengenai sanksi apa yang akan diberikan tentu Bawaslu menindak dengan pencoretan dari daftar pencalonan.

"Kita akan coret, jika memang terbukti menyalahkan wewenang atau menarik dukungan masyarakat," pungkas Karsono.

Bertambah 3 Puskesmas dan 6 Ambulans, Pelayanan Kesehatan di Pandeglang Diharapkan Meningkat

Prabowo Ditolak Saat Pilpres, Kini Gerindra Minta Bupati Irna Narulita Lakukan Hal Ini

Disisi lain, Koordinator pemantauan JRDP Pandeglang, Febri Setiadi, sangat menyayangkan tindakan pemberian yang dilakukan oleh salah satu calon.

"Moment pemberiannya itu sangat pas, disaat sebentar lagi pergelaran pilkada 2020. Padahal sama-sama kita ketahui, bahwa Irna pun kembali maju sebagai balon Bupati Pandeglang," ungkapnya.

Bupati Pandeglang Irna Narulita pada saat penyerahan kartu JKK dan JKM non ASN di Hotel Rizki, Kamis (3/9/2020).
Bupati Pandeglang Irna Narulita pada saat penyerahan kartu JKK dan JKM non ASN di Hotel Rizki, Kamis (3/9/2020). (TRIBUNBANTEN/RIZKIASDIARMAN)

Selain itu lanjutnya, ini sangat berdampak pada dunia politik, dimana tindakan tersebut dapat di nilai sebagai unsur dukungan atau pencitraan sebagai petahana untuk menarik suara saat pilkada berlangsung.

Ia pun menilai, hal ini segera di telusuri oleh pihak Bawaslu, apakah pemberian yang dilakukan irna, merupakan program yang tertunda dan memang sudah ada di awal dengan anggaran APBD atau berjalan

Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved