Breaking News:

Napi Ngaku Polisi-TNI Rayu Korban Kirim Video Seks dari Penjara, Deretan Aksi Penghuni Hotel Prodeo

tersangka pun meminta sejumlah uang dengan alasan membutuhkan uang untuk menemui korban hingga akhrinya korban tertipu sebesar Rp 17,5 juta.

Sripoku/rere
Dirkrimsus Polda Sumsel didampingi Kabid Humas Polda Sumsel saat menggelar rilis kasus penipuan napi di halaman Mapolda Sumsel, Kamis (3/9/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM - Ditreskrimus Polda Sumatera Selatan berhasil mengungkap kasus penipuan yang dilakukan oleh oknum napi dari dalam lapas.

Pengungkapan kasus yang dilakukan Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel usai mendapatkan laporan dari korban yang merasa tertipu oleh orang yang mengaku sebagai anggota TNI dan Polri.

Setelah dilakukan pengembangan dan penyelidikan, pelaku penipuan tersebut diketahui menjalankan aksinya tersebut dari dalam penjara.

Adapun tersangka, yakni Fandi Ahmad (30) warga Jalan Karisma 2, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Sumsel.

Pelaku merupakan napi kasus narkoba yang sedang menjalani hukuman 9 tahun penjara di Rutan Prabumulih, Sumatera Selatan.

Menurut Direktur Kriminal Khusus Polda Sumsel, Kombes Pol Anton Setyawan, didampingi Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, modus yang dilakukan oleh tersangka ini dengan cara melakukan foto menggunakan seragam Polri yang didapatnya saat berada di Lampung.

Kemudian, tersangka mencari korbannya dengan mengajak kenalan melalui media sosial Facebook.

Setelah dirasa akrab dengan korban, kemudian hubungan tersebut berlanjut ke WhatsApp hingga korban dijanjikan untuk dinikahi.

"Setelah dekat dan saling berhubungan, korban ini diajak video call sex oleh tersangka ini dan direkamlah oleh tersangka," kata Anton Setyawan saat menggelar press release, Kamis (3/9/2020).

Rekaman video call sex tersebutlah yang dimanfaatkan oleh tersangka untuk melakukan pemerasan dengan pengancaman terhadap korban.

Halaman
1234
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved