Breaking News:

Virus Corona

Belum Genap 1 Minggu, Aktivitas Belajar-Mengajar di Kabupaten Serang Kembali Dilakukan dari Rumah

Aktivitas belajar-mengajar di sekolah yang berada di Kabupaten Serang, Banten dihentikan.

TRIBUNBANTEN/Martin Ronaldo Pakpahan
Aktivitas Belajar-Mengajar di Sekolah Kabupaten Serang 

Laporan Wartawan Tribunbanten.Com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Aktivitas belajar-mengajar di sekolah yang berada di Kabupaten Serang, Banten dihentikan.

Para pelajar sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di 896 sekolah di kabupaten itu kembali belajar di rumah.

Mutasi Covid-19, 10 Kali Lebih Menular, Pemkab Tangerang Siapkan Sanksi Bagi Warga yang Bandel

Data Terbaru: Bertambah 2.880 Orang, Sudah 196.989 Orang Tertular Covid-19 di Indonesia

Upaya itu dilakukan, karena zona wilayah terpapar coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Banten telah berubah menjadi oranye dari sebelumnya berwarna kuning.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang Asep Nugraha Jaya, mengatakan pihaknya telah menghentikan aktivitas belajar-mengajar di sekolah terhitung sejak 4 September 2020.

"Pemberhentian itu bukan karena kendala teknis, tetapi ini karena mengikuti ketentuan. Jika Banten sudah zona oranye dan merah," tuturnya, saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler oleh Tribunbanten.Com, Senin (7/9/2020).

Asep menjelaskan aktivitas belajar-mengajar di sekolah sudah berlangsung sejak 1 September.

Namun, dalam perjalanan, dia menerima informasi penyebaran Covid-19 di seluruh Provinsi Banten sudah mengalami perubahan.

"Tanggal 3 September itu, saya mendapatkan rilis sebaran covid-19 dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten jika posisi Banten kali ini sudah kembali menjadi Orange dan merah," jelasnya.

Dia menambahkan, sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri yang dapat diperbolehkan berkegiatan belajar mengajar secara tatap muka langsung hanya wilayah yang berada di zona hijau dan kuning.

"Jika nanti berubah lagi, kita akan evaluasi terlebih dahulu (pelaksanaan sekolah secara tatap muka). Aturannya kembali lagi ke nol, sekolah harus mempersiapkan kembali selama satu hingga tiga hari dan jika sudah clear baru kita buka lagi," tambahnya.

Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved