Breaking News:

Virus Corona di Banten

Mutasi Covid-19, 10 Kali Lebih Menular, Pemkab Tangerang Siapkan Sanksi Bagi Warga yang Bandel

Pemerintah Kabupaten Tangerang berupaya menanggulangi pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Dok. Polres Metro Depok
Pasien Covid-19 ditangani tim protokol kesahatan rumah sakit usai ditemukan meninggal dunia di RS Univesitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Kamis (3/9/2020). Pasien tersebut diduga bunuh diri dengan melompat dari lantai 13 rumah sakit tersebut. 

TRIBUNBANTEN, TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang berupaya menanggulangi pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Salah satu upaya yang akan dilakukan dengan cara menerapkan sanksi kepada warga yang melanggar aturan penggunaan masker dan protokol kesehatan.

Upaya penanggulangan dilakukan mengingat Covid-19 sudah bermutasi menjadi D164G.

"Penerapan denda atau sanksi bagi yang tidak mematuhi," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi, saat dihubungi, Senin (7/9/2020).

Data Terbaru: Bertambah 2.880 Orang, Sudah 196.989 Orang Tertular Covid-19 di Indonesia

Sekarang Presiden Jokowi Minta Penanganan Covid-19 dari Aspek Kesehatan jadi Prioritas, Sebelumnya

Pada saat ini, Covid-19 diketahui sudah bermutasi menjadi D164G. Virus itu sudah masuk ke Indonesia.

Mutasi itu disebut 10 kali lebih menular.

Mutasi ini lebih dulu ditemukan di Eropa dan Amerika Serikat.

Mutasi Corona D614G setidaknya sudah ditemukan di beberapa kota yang ada di Indonesia.

Berdasarkan hasil whole genome sequencing yang dilakukan beberapa institusi, mutasi virus Corona D614G ini ditemukan di Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, dan tak terkecuali Tangerang.

Untuk itu, kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi, pihaknya berupaya menanggulangi.

Halaman
12
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved