Breaking News:

Potret Orangutan, Konflik dengan Manusia, Habitat Tergusur Hingga Jadi Objek Kekerasan

Primata endemik asal Indonesia terancam punah. Salah satu diantaranya, yaitu orangutan.

Tribun Medan
Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) berhasil mengungkap perdagangan orangutan (pongo pygmaeus), Jumat (10/1/2020) 

TRIBUNBANTEN, KALIMANTAN - Primata endemik asal Indonesia terancam punah. Salah satu diantaranya, yaitu orangutan.

Hal itu disampaikan pihak lembaga International Union for Conservation of Nature (IUCN) atau lembaga yang bergerak di bidang Konservasi Alam.

Populasi satwa itu telah menurun drastis. IUCN mencatat sejak 1992 sebesar 50% hingga hanya tersisa 14.600 individu. Indonesia masuk ke dalam daftar merah IUCN.

Tidak hanya manusia yang menjadi korban langsung dari karhutla, rumah dan habitat orangutan di lahan gambut juga turut terbakar di seluruh Kalimantan. Akibatnya, sejumlah orangutan menjadi korban. Kehilangan rumah bagi orangutan mengakibatkan orangutan juga kehilangan ruang gerak dan makanan. Jika orangutan tidak diselamatkan, mereka bisa mati kelaparan.
Tidak hanya manusia yang menjadi korban langsung dari karhutla, rumah dan habitat orangutan di lahan gambut juga turut terbakar di seluruh Kalimantan. Akibatnya, sejumlah orangutan menjadi korban. Kehilangan rumah bagi orangutan mengakibatkan orangutan juga kehilangan ruang gerak dan makanan. Jika orangutan tidak diselamatkan, mereka bisa mati kelaparan. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA)

Koordinator Peneliti Ecology and Conservation Center for Tropical Studies (Ecositrop) Yaya Rayadin mengatakan perlindungan orangutan adalah melindungi habitat untuk menghindari konflik dengan manusia.

Menurut dia, belakangan ini habitat orang utan semakin sempit karena dipergunakan untuk perkebunan, pertambangan, hutan tanaman, dan pengembangan infrastruktur belum lagi kalau terjadi kebakaran dan perambahan kawasan hutan.

Konflik antara orang utan dan manusia itu mengakibatkan hewan bernama latin Pongo itu menjadi korban, seperti penembakan dan terjerat.

"Secara umum perlindungan terhadap orangutan masih menghadapi persoalan yang sama," ujarnya, dalam keterangan yang diterima, Selasa (8/9/2020).

Penjelasan dan Kronologi WNI Tewas Ditembak Diduga karena Burung Murai Versi Aparat Malaysia

WNI Tewas Ditembak Aparat Malaysia Diduga Gara-gara Burung

Dia menjelaskan, apabila ingin memberi perlindungan maka agenda besarnya adalah memelihara dan menjaga habitat orangutan, agar dapat tetap leluasa mencari makan dan berkembang biak.

Namun, kata dia, perlindungan habitat orangutan ini berhadapan dengan perambahan hutan dan penebangan liar yang juga dapat mengancam kelangsungan satwa ini di habitatnya

Pemerintah selain mengeluarkan berbagai kebijakan untuk melindungi habitat orangutan juga punya tanggung jawab wilayah untuk terlibat secara langsung melindungi orangutan yang ada di kawasan taman nasional maupun areal konservasi.

Halaman
123
Editor: Glery Lazuardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved