Breaking News:

Wakil Wali Kota Cilegon Terinfeksi Covid

Wakil Wali Kota Cilegon Sangkal Disebut Positif Covid-19, Punya Bukti Pemeriksaan dari Rumah Sakit

Wakil Wali Kota Cilegon Ratu Ati Marliati, merasa keberatan terhadap pemberitaan dirinya positif terinfeksi Covid-19.

Tribunbanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Ratu Ati Marliati-Sohidin menjadi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Cilegon pertama yang datang mendaftar pada hari pertama pendaftaran calon kepala daerah di kantor KPU Kota Cilegon, Jumat (4/9/2020). 

TRIBUNBANTEN, CILEGON - Wakil Wali Kota Cilegon Ratu Ati Marliati, merasa keberatan terhadap pemberitaan dirinya positif terinfeksi coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Ratu Ati meyakini tidak terpapar Covid-19 setelah hasil swab test yang dilakukan secara mandiri di dua rumah sakit menyatakan dia negatif Covid-19.

Berdasarkan hasil laboratorium Rumah Sakit Krakatau Medika dan RS Siloam yang didapat Kompas.com, diketahui hasil tes menunjukkan negatif Covid-19.

Dia merasa kaget saat Ketua Komisi Pemilhan Umum (KPU) Kota Cilegon Irfan Alfi mengumumkan dia terinfeksi Covid-19.

"Sempat kaget ada berita itu maka dari itu mencoba melakukan tes ulang. Karena, dari awal saat pendaftaran saya dinyatakan negatif," ujar Ati saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (9/9/2020).

Wakil Wali Kota Cilegon Terinfeksi Covid, Sempat Kumpulkan Massa untuk Daftar Bacalon Kepala Daerah

Diduga Deklarasi Dukungan di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Cilegon, Sekda Diperiksa Bawaslu

Pada saat mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Cilegon pada pekan lalu, dia merasa sehat dan tidak mempunyai gejala seperti pasien yang terjangkit virus corona.

"Saya tidak punya gejala apa-apa, di awal sudah dinyatakan negatif. Hasil yang didapat dari Krakatau Medika dinyatakan negatif. Kalau di Siloam (Tangerang) juga dinyatakan negatif," kata Ati.

Ati meminta kepada KPU Cilegon untuk berlaku adil kepada dirinya dalam perhelatan Pilkada 2020.

"Karena saya merasa sehat, didukung oleh dua rumah sakit yang benar-benar terjamin tidak mengada-ada. Silakan cek saja," kata dia.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia mengumumkan sebanyak 37 bakal calon kepala daerah terpapar coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Halaman
123
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved