Breaking News:

Virus Corona di Banten

Gubernur Banten Emoh Ikut-ikutan Istilah Rem Darurat Covid-19 seperti Anies Baswedan

Menurut Wahidin, sejak April lalu wilayah Tangerang Raya yang mencakup Kota dan Kabupaten Tangerang serta Tangerang Selatan tetap menerapkan PSBB.

Tribun Jabar/Muhammad Nandri Prilatama
Sejumlah gerbang tol di Tol Jakarta-Cikampek ditutup sementara, Kamis (2/1/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemprov Banten memutuskan untuk tidak akan menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat, seperti yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Hal itu disampaikan Gubernur Banten Wahidin Halim dalam rapat evaluasi PSBB dengan kepala daerah dan forkompinda wilayah Tangerang Raya di Kota Tangerang, Banten, Jumat (11/9/2020).

"Kami tidak mengenal 'rem darurat', tapi terus menjalankan PSBB secara kontinu dalam penanganan Covid-19 di Banten," ujar Wahidin dalam keterangan resmi, Jumat malam.

Menurut Wahidin, sejak April lalu wilayah Tangerang Raya yang mencakup Kota dan Kabupaten Tangerang serta Tangerang Selatan tetap menerapkan PSBB.

Kebijakan Pemprov Banten ini berbeda dengan DKI Jakarta yang pada Juni lalu telah menerapkan PSBB transisi dengan pelonggaran-pelonggaran di sejumlah lini.

"Banten sejak awal terus melanjutkan PSBB. Yang membedakannya saat ini adalah lebih luas ke wilayah kabupaten/kota selain wilayah Tangerang," ungkap Wahidin.

Adapun PSBB tetap terus diterapkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam segala aktivitas.

"Kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan selama ini sudah bagus. Tapi akan kita tingkatkan lagi," kata dia.

Kota Serang Kembali Berlakukan PSBB, 8 Pintu Masuk Disekat Check Point

Protes Kebijakan PSBB, Nikita Mirzani Kirim Pesan untuk Gubernur DKI: Coba Deh Pak Salat Tahajud

IHSG Anjlok Hingga 5 Persen, Perdagangan Saham Langsung Dihentikan, Bersamaan Jakarta akan PSBB Lagi

Gubernur Banten Wahidin Halim
Gubernur Banten Wahidin Halim (Martin Ronaldo/Tribunners)

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya menarik rem darurat atas meningkatnya kasus Covid-19 di ibu kota dengan menerapkan kembali PSBB secara ketat.

Penerapan PSBB seperti awal pandemi Covid-19 akan dimulai pada Senin, 14 September 2020, menggantikan PSBB transisi yang sudah diterapkan DKI sejak 5 Juni lalu.

Halaman
12
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved