Breaking News:

Bangkitkan Sektor Pariwisata Saat Covid-19 Melalui Gerakan BISA

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berupaya meningkatkan jumlah wisatawan.

istimewa
Kemenparekraf meluncurkan gerakan Bersih, Indah, Sehat, dan Aman (BISA). 

TRIBUNBANTEN, LAMPUNG - Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berupaya meningkatkan jumlah wisatawan.

Kemenparekraf meluncurkan gerakan Bersih, Indah, Sehat, dan Aman (BISA).

Gerakan BISA sebagai gerakan perlindungan sosial bagi pekerja dan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.

Upaya itu dilakukan di tengah pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Setelah dilaksanakan di beberapa wilayah, gerakan BISA bergulir di Desa Batu Menyan Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Lampung pada 13-14 September 2020.

Wisata ke Pantai Putih Anyer, Jangan Takut Terpapar Covid-19, Berikut Panduan Liburan

Negeri di Awan Tak Hanya Dongeng, Jadi Tempat Wisata Provinsi Banten, Hanya 3 Jam dari Jakarta

Program ini melibatkan para pekerja dan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di sekitar lokasi destinasi.

Kegiatan akan diisi dengan kegiatan bersih-bersih, penataan, dan pengecatan kembali serta penyemprotan disinfektan destinasi yang dilakukan dengan selalu memperhatikan penerapan protokol kesehatan.

Direktur Kelembagaan Kemenparekraf, Reza Fahlevi mengatakan, pelaksanaan program BISA di Demak ini terselenggara atas kerjasama dan kemitraan antara Kemenparekraf, Komisi X DPR RI dan Dinas Pariwisata Lampung

"Gerakan ini sebagai inisiasi dan upayamenghadapi Adaptasi Kebiasaan Baru menuju masyarakat yang produktif dan aman dari COVID-19 serta mempersiapkan penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru," kata Reza Fahlevi dalam keterangannya, Minggu (13/9/2020).

Kemenparekraf meluncurkan gerakan Bersih, Indah, Sehat, dan Aman (BISA).
Kemenparekraf meluncurkan gerakan Bersih, Indah, Sehat, dan Aman (BISA). (istimewa)

Lanjutnya, Kemenparekraf juga terus mendorong melakukan penerapan Standar CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Enviromental Sustainability) pada destinasi dan usaha pariwisata

Halaman
12
Editor: Glery Lazuardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved